Usaha Sprei yang Menguntungkan

bisnis-sprei-yang-menguntungkanUsaha Yang Menguntungkan kira-kira apa ya,  yang hanya perlu modal kecil, mudah dijalankan dan kecil resikonya tetapi untungnya besar ….. mungkin kalau ada Peluang Usaha Sampingan semacam ini semua orang ingin mencobanya ya … pasti. Usaha yang normal itu paling untungnya sekitar 10-20 % dari omset penjualan kalau anda punya usaha yang bisa untung 30-40% berarti selamat bahwa anda telah mendapatkan jenis usaha yang bagus sehingga banyak memberikan keuntungan dan jangan lupa untuk bersedekah dan berbagi keuntungan kepada orang lain.

Ada juga usaha yang untung lebih dari 50% biasanya terjadi pada usaha-usaha afiliasi atau reseller di bidang internet dimana anda tidak memerlukan modal bahkan nyaris tidak bermodal namun anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan menjualkan produk orang lain namun untuk melakukan ini anda harus banyak keluar modal untuk belajar dan waktu yang tidak sedikit untuk terjun di bidang internet marketing ini.

Pertanyaan selanjutnya adalah kalau usaha sprei ini persentase untungnya berapa ya, apakah usaha sprei itu untungnya besar ? Untuk menjawab ini ada dua pendekatan yang pertama adalah secara finansial dan yang kedua adalah secara sosial. Secara finansial memang masih menguntungkan meskipun tergolong untungnya standard yaitu sekitar 10-20%.

Baca juga : Peluang Usaha Sprei Homemade

Jika anda sebagai Pedagang Sprei atau Reseller Sprei sudah cukup bagus bisa untung seperti itu dan untuk meningkatkan pendapatan tentunya harus meningkatkan volume penjualan. Bagi produsen sprei tentu jumlah keuntungan akan semakin besar karena memerlukan modal yang besar dan resiko yang besar pula.

Untung secara sosial adalah dengan bisnis sprei akan banyak melibatkan orang didalamnya karena jenis usaha ini termasuk usaha padat karya bukan padat modal atau padat teknologi sehingga diharapkan dengan usaha yang padat karya ini kita akan banyak menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi banyak pengangguran. Usaha sprei merupakan salah satu dari sekian banyak Usaha Sampingan di rumah yang dapat menambah penghasilan keluarga baik untuk menambah pendapatan sehari-hari maupun untuk kebutuhan sekolah anak.

Jadi untuk menjawab suatu usaha itu dikatakan untung atau rugi memang relatif. Kita asumsikan yang umum saja jika usaha untung sekitar 10-20% boleh dikatakan usaha sudah untung termasuk usaha sprei ini namun jika minus atau keuntungan dibawah bunga deposito maka boleh kita katakan usahanya rugi. Namun untuk menilai kerugian tersebut tidak bisa semata-mata dinilai dengan uang bisa jadi kita usaha ditahap awal akan mengalami kerugian namun di tahap selanjutnya akan memetik keuntungan hanya tergantung ketangguhan kita dalam menjalankan usaha tersebut.

Sebagai panduan umum dalam siklus usaha skala menengah dan besar akan melewati suatu tahapan sebagai berikut :

1. Seed

Tahap pembenihan biasanya mengalami kerugian untuk 1-2 tahun pertama. Jadi anda tidak perlu takut memang setiap usaha itu di awal akan selalu mengalami kerugian karena masih dalam rangka mencari pasar.

2. Start up

Tahap permulaan, kadang kala masih sering rugi biasanya 2-3 tahun pertama. Bila usaha anda di atas 2 tahun masih terus mengalami kerugian berarti anda harus mengevaluasi ulang apa yang menyebabkan kerugian ini.

3. Growth

Pertumbuhan, biasanya di tahun ke 4-5. Pada saat pertumbuhan ini perlu fokus pada pembentukan sistem usaha yang solid. Anda menjalankan usaha sudah tahun ke 4 ternyata belum menunjukan keuntungan berarti ada tanda-tanda kebangkrutan karena di tahun ke 4 ini harusnya usaha sudah mulai tumbuh dengan pesat.

4. Establihed

Usaha sudah mapan dan sistem sudah terbentuk biasanya di atas tahun ke-5. Nah, kalau usaha sudah tahun ke-5 seharusnya sudah matang dan sistem sudah terbentuk. Jika tahun ke-5 tidak menunjukan tanda-tanda ke arah kemajuan maka tinggalkan bisnis ini.

5. Expansion

Usaha sudah mapan sehingga perlu perluasan baik modal, kapasitas maupun sumber daya sehingga usaha semakin besar biasanya di atas tahun ke-6. Tidak banyak usaha yang bisa eksis sampai di atas usia 5 tahun kecuali dikelola dengan manajemen yang baik.

6. Mature

Perusahaan sudah semakin dewasa dan matang biasanya di atas tahun ke-8. Mempunyai usaha yang matang ternyata membutuhkan waktu yang panjang dan ini perlu didukung oleh SDM yang handal.

7. Exit

Pemilik ingin usaha di bidang lain namun usaha yang ditinggalkan sudah berjalan dengan baik, biasanya di atas tahun ke-9. Nah, mereka yang telah melewati usia usaha di atas 8 tahun bisa menikmati hasilnya dan pemilik bisa meninggalkan operasional usahanya digantikan oleh kaum profesional asalkan sistemnya sudah terbentuk dengan baik.

Untuk Produsen Sprei skala besar maupun pembuat bahan sprei dapat mengalami tahapan seperti di atas sehingga bisa sukses atau bahkan hanya mampu melewati beberapa tahapan tidak bisa melanjutkan lagi ke tahap berikutnya alias bangkrut.

Namun untuk Produsen Sprei skala kecil atau rumahan dan pedagang sprei tentunya bisa melewati tahapan tersebut di atas namun waktunya dapat dipersingkat sehingga kalau untuk usaha sekala menengah ke atas waktu pertumbuhan biasanya di atas tahun ke-4 mungkin kalau usaha kecil bisa di atas tahun ke-1 saja.

Ilustrasi di atas bisa memberikan gambaran Peluang Usaha Sampingan yang sedang atau akan kita jalankan dan tahapan yang mesti kita lewati untuk memberikan fokus perhatian sesuai dengan tahapan perkembangannya. Untuk tahapan seed dan start up kita tidak perlu fokus pada sistem namun lebih ke arah penjualan dan pelayanan konsumen baru setelah usaha mulai tumbuh harus mulai dipikirkan sistem operasional secara keseluruhan agar usaha semakin membesar dan mudah mengontrolnya. Bila energi dan waktu anda di tahap awal habis untuk membangun sistem niscaya hasilnya akan nihil. Bagi anda yang ingin Usaha Yang Menguntungan agar segera take action bisa memulai dengan mencoba menawarkan sprei dan bed cover ke teman-teman melalui reseller sprei kami.

Tidak lupa perlu anda baca juga : Reseller Sprei Cocok Untuk Usaha Ibu Rumah Tangga

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.