Sprei Dewasa

Nah, Anda ingin mengetahui batasan Sprei Dewasa itu seperti apa. Mari kita simak pengertian berikut ini.

Sebenarnya pengertian dewasa sendiri batasan umurnya kurang begitu jelas dibandingkan dengan usia remaja. Jika usia remaja kisaran umurnya sekitar 12-21 tahun bila di bangku sekolah kira-kira masuk SMP sampai usia Sarjana Muda. Namun istilah dewasa lebih cenderung ke istilah undang-undang hukum dimana usia remaja adalah usia minimal dimana seseorang secara hukum dapatĀ  berwenang menyetujui untuk tindakan hukum misalnya bertanggungjawab atas tindak pidana hukum, menikah, mengendarai mobil dan sebagainya. Artinya mereka secara sadar mengetahui suatu perbuatan itu baik atau buruk untuk dilakukan atau tidak dengan segala resiko yang akan dipertanggungjawabkannya.

Namun di dunia sprei istilah yang lebih populer adalah Sprei Dewasa dibandingkan dengan Sprei Remaja mungkin karena istilah dewasa sudah mencakup usia remaja dan masa setelah remaja. Oke kita kembali ke topik pembicaraan. Menurut pengalaman kami menjual sprei jenis ini permintaan cukup besar dibandingkan dengan sprei jenis polos dan juga sprei katun jepang mungkin karena renatng usia yang lebih lebar dibandingkan dengan sprei anak atau sprei remaja.

Sprei motif dewasa lebih didominasi oleh sprei bola dan motif bunga. Kedua jenis motif sprei ini boleh dikatakan tidak ada matinya. Kalau anak dewasa namun masih dalam rentang usia remaja kalau laki-laki biasanya menyukai Sprei Bola namun jika sudah masuk usia setelah remaja lebih ke arah yang ada gambar bunga atau polos sekalian.

Sama halnya dengan usia anak-anak pada saat membelikan sprei untuk anaknya yang sudah remaja sebaiknya anaknya diajak turut serta agar dapat memilih sendiri motif sprei yang menjadi kesukaannya. Namun jika terpaksa mereka tidak mau ikut cukup diminta menyebutkan nama kesebelasan atau nama motif yang menjadi kesukaannya. Pastikan jika anak anda putra beli Sprei Bola merupakan pilihan yang tepat.

Semua jenis sprei baik motif anak maupun motif dewasa modelnya sama saja yang membedakan hanya motif gambarnya saja. Harganyapun juga sama yang membedakan harga hanyalah ukuran sprei yang disesuaikan dengan ukuran tempat tidur yang hendak dipasang sprei dan juga jenis bahannya.

Kebiasaan kita dalam berbelanja Sprei Online juga merupakan hal yang baik karena ada nilai plusnya dibandingkan dengan berbelanja langsung di toko sprei. Apa nilai plusnya, yaitu kita bisa pesan ukuran yang sesuai dengan ukuran tempat tidur kita sehingga jika dipasang benar-benar pas dengan tempat tidur.

Tapi ada juga kerugiannya kita tidak bisa langsung memegang barangnya terkadang ketakutan kalau barang yang diterima tidak sesuai dengan gambar yang ada di website dan juga masih ada proses pembuatan dan pengiriman barnag karena sebagian besar penjual sprei online tidak menyediakan stock namun pembuatan sprei berdasarkan pesanan (made by order).

Hal ini mesti terjadi karena banyak variasi ukuran dan motif sprei yang harus disiapkan jika kita sediakan motif X dengan ukuran 100×200 ternyata permintaan konsumen motif Y dengan ukuran 120×200 dan seterusnya sehingga yang terjadi adalah semakin hari akan semakin banyak stock sprei yang menumpuk yang perlu dihindari dalam usaha apapun. Lain halnya jika pedagang yang jual sprei di toko-toko sprei mereka akan membuat stock sprei yang akan menjadi barang pajangan untuk menarik minat konsumen.

Kelemahan berbelanja di toko sprei offline kita tidak bisa pesan ukuran tertentu dan jika sudah beli tidak bisa ditukar kembali dengan alasan apapun. Kesimpulannya beli sprei secara online atau offline masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya tinggal anda bisa mencoba salah satu atau kedua-duanya jika hendak beli sprei yang baru agar dapat memilih cara yang terbaik buat anda.

Umur sprei bisa tahunan tergantung dari cara pemakaian dan perawatannya apabila putra-putri anda usianya anak-anak namun menjelang remaja misalkan kelas 6 SD sebaiknya jika hendak beli sprei dibelikan saja Sprei Dewasa agar tidak perlu ganti-ganti sprei lagi. Kalau tidak demikian belum lama dibelikan sprei motif anak setahun kemudian minta dibelikan lagi sprei motif dewasa karena sudah memasuki usia remaja. Bila anda sudah tidak sabar lagi membeli sprei silahkan buka Sprei Online seperti halnya di dillashop.com ini.

Ukuran sprei dewasa yang biasanya dicari adalah ukuran 160×200, 180×200 dan 200×200 tetapi dari tiga jenis ukuran ini 180×200 yang paling laku. Jadi bila anda kebetulan mau menyetock sprei untuk dijual kembali jangan salah pilih ukuran misalnya anda berbanyak ukuran 200×200 nanti tidak banyak yang laku.

Secara umum motif yang disukai dewasa terbagi menjadi tiga kelompok. Dewasa yang masih remaja maka akan menyukai motif dengan tema tertentu, usia setelah remaja menyukai sprei yang bermotif dan orang tua menyukai sprei tanpa motif atau jika bermotif sukanya yang ada bunga-bunganya.

Itulah gambaran sekilas tentang sprei dewasa yang mungkin bermanfaat bagi anda yang ingin membeli sprei atau malah ingin usaha di bidang sprei.

Tidak ada salahnya bila anda mulai saat ini mencoba untuk merintis usaha dengan menjual sprei dewasa ke para tetangga atau teman kantor siapa tau mulai dari sini akan dibukakan jalan untuk mempunyai usaha sampingan.

Selamat Mencoba !

This entry was posted in Motif Sprei. Bookmark the permalink.