Seluk-Beluk Tentang Sprei Hotel

Kalau bicara soal sprei hotel tentu di benak kita adalah sprei dengan bahan yang lembut, dingin dan nyaman untuk digunakan. Menginap di hotel tentu harus mendapatkan pelayanan demikian karena para tamu harus membayar mahal.

Jadi sudah sewajarnya bagi para owner hotel untuk memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para tamunya, salah satunya dengan cara memilih sprei hotel yang bagus baik dari sisi kualitas bahan, jenis sprei maupun kualitas jahitan yang rapih.

1. Jenis Sprei Hotel

Ada tiga jenis sprei yang biasa digunakan untuk hotel yang bisa anda pilih jika anda ingin mengadakan sprei hotel, yaitu :

  1. Sprei Fitted (Sprei dengan karet di keempat sudutnya). Bila ukuran sprei sesuai dengan ukuran kasur baik panjang, lebar maupun tinggi maka menggunakan sprei fitted ini akan mudah memasangnya dan juga kencang jepitannya. Tidak perlu dilebihkan atau dikurangkan ukurannya karena justru akan membuat sprei terpasang kurang pas. Jika terlalu besar maka sprei akan kendur dan jika terlalu kecil maka sprei akan mengatung pada kasur. Sprei fitted ini ada kelemahannya jika karetnya kualitasnya kurang baik maka akan mudah kendor sehingga gigitan pada kasur mulai berkurang yang akibatnya kasur mudah kendur.
  2. Sprei Flat (Sprei tanpa karet). Sprei jenis ini yang paling banyak digunakan di hotel karema ukuran sprei ini sangat flexible dapat disesuaikan dengan ukuran tempat tidur namun demikian mempunyai kekurangan yaitu jika tidak bisa memasang maka kasur menjadi kendor dan juga dibutuhkan bahan yang lebih banyak dibandingkan dengan sprei fitted sehingga harganya lebih mahal untuk ukurang kasur yang sama. Oleh karena itu diperlukan pengalaman dalam memasang sprei jenis ini agar kencang dan pas.
  3. Sprei Karet Keliling (Sprei dengan karet di seluruh bagian bawah sprei). Sprei jenis ini memang paling rapih jika dipasang karena seluruh permukaan sprei dijepit dengan karet pada kasur tetapi kelemahannya adalah relatif lebih sulit untuk memasang sprei seorang diri. Bila karet mulai kendur maka jepitan akan berkurang sekalipun karet dipasang di sekeliling sprei. Jadi perlunya kualitas karet yang bagus agar tahan lama.

Nah, ketiga jenis sprei ini sama-sama bisa digunakan di hotel tergantung dari masing-masing kebijakan hotel mau menggunakan jenis yang mana karena masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya.

2. Bahan Sprei Hotel

Penggunaan bahan sprei untuk hotel agak sedikit berbeda dengan sprei untuk rumah tangga yaitu konstruksinya harus lebih kuat karena intensitas pencucian yang lebih  sering. Jika konstruksinya tidak kuat maka sprei akan mudah sobek dan berbulu.

Secara umum ada tiga jenis bahan yang sering digunakan untuk hotel yaitu bahan dobby, Bahan Putih Polos CVC dan Bahan Kingkoil/Jaquard.

Umumnya sprei hotel berwarna putih polos tetapi dengan menggunakan bahan dobby saat ini ada bertekstur salur vertikal atau horisontal dan kotak-kotak catur dan warnanya agak mengkilap karena mengandung satin sehingga tampak kemewahannya. Ini bertujuan agar sedikit ada sentuhan seni pada sprei karena tidak menggunakan motif. Sprei berwarna putih tentu ada kelemahan yaitu jika sedikit kena noda maka akan  langsung kelihatan sehingga harus segera dibersihkan atau dicuci agar pengunjung yakin bahwa memang sprei benar-benar bersih dari noda. Coba andaikan sprei bermotif atau berwarna gelap tentu jika ada noda tidak kelihatan oleh petugas sehingga bisa jadi nanti pengunjung yang akan melihat noda tersebut yang akhirnya bisa memberikan penilaian kurang baik pada hotel tersebut.

Jadi janganlah hanya masalah sprei mengakibatkan kredibiltas hotel di mata pengunjung menjadi berkurang. Oleh karena itu perlu memperhatikan tentang masalah bahan sprei ini dengan sebaik-baiknya.

Untuk bahan sprei hotel ada istilah kerapatan benang (Threat Count = TC) yaitu jumlah benang dalam inchi persegi. Semakin banyak jumlah benang dalam inchi persegi maka konstruksi akan semakin kuat dan kerapatan kain semakin tinggi. Jadi semakin tinggi nilai TC-nya maka semakin baik kualitasnya dan semakin mahal pula harganya.

Misalnya ada kain dobby dengan TC-220, TC-230, TC-285 dan seterusnya. Tentu setiap hotel akan menentukan TC mana yang akan digunakan disesuaikan dengan budget yang tersedia.

Sedangkan jika tidak mau motif salur atau kotak yang ada pada bahan dobby bisa menggunakan kain putih polos dengan bahan CVC misalnya dengan TC-200 yang berbeda dengan CVC (Cotton Viscose) yang biasa dipakai di rumah tangga karena kerapatan cukup tinggi sehingga lebih tahan terhadap noda dibandingkan dengan full katun yang nilai TC-nya rendah. CVC sendiri merupakan bahan campuran antara katun dengan bahan lain sehingga tidak seratus persen katun.

Bahan lain yang bisa digunakan untuk hotel adalah Kain King Koil/Jacquard, kain ini mempunyai karakteristik dingin, lembut, full katun dan tidak hanya berwarna putih namun ada warna lain sebagai ciri khas warna bahan jacquard.  Motif berpasta sehingga tidak menonjol warnanya (antara motif dan background warnanya sama ) dan warnanya kurang cerah. Katun jenis ini tidak tahan terhadap pemutih pakaian karena jika sering dipakai pemutih maka warna akan lekas memudar. Tapi disamping kekurangan ini ada kelembutan dan dinginnya  luar biasa sehingga rasanya sangat empuk jika digunakan. Bahan Jacquard ini mempunyai motif timbul  atau emboss yang akan menjadikan sprei ini berkesan lebih mewah. Sprei jenis ini sudah menjadi standard di hotel-hotel berbintang di seluruh dunia termasuk Indonesia.

3. Kualitas Jahitan

Sudah barang tentu kaulitas jahitan untuk sprei hotel harus lebih rapih dan lurus dibandingkan dengan sprei untuk kebutuhan rumah tangga. Tidak semua penjahit bisa membuat sprei hotel karena ada penjahit yang kualitas jahitan bagus dan kurang bagus. Anda harus memastikan bahwa kualitas jahitan sprei hotel menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian karena untuk ketahanan dan estetika sprei.

Itulah tadi sekilas informasi tentang sprei hotel yang dapat digunakan  sebagai acuan dalam memilih sprei hotel agar anda dapat memilih sprei yang tepat sesuai dengan budget yang tersedia.

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.