Sebaiknya Modal Usaha Bank atau Modal Sendiri

Pada kesempatan kali ini saya akan menyoroti masalah modal untuk menjalankan bisnis. Boleh dibilang sebagian besar pebisnis modalnya berasal dari bank untuk memutar roda usahanya.

Bila perusahaan hidupnya mendasarkan pada proyek maka PO bisa diagunkan untuk mendapatkan pinjaman bank. Akhirnya dengan kondisi ekonomi yang lesu maka banyak kita saksikan pengusaha besar yang bangkrut dan menyisakan banyak hutang.

Ini bisa kita ambil pelajaran bahwa pada saat mereka bangkrut masih menyisakan banyak hutang berarti selama menjalankan usahanya mereka berhutang. Jika mereka tidak mempunyai hutang maka ketika usahanya bangkrut tentu tidak menyisakan hutang tetapi hanya modal dan hartanya habis karena rugi.

Didalam stigma masyarakat juga sudah terpatri bahwa kalau usahanya ingin maju dan besar harus berhutang karena kalau mengandalkan modal sendiri tentu tidak cukup untuk berkembang.

Contoh sederhana persis seperti memiliki mobil dan rumah jika tidak kredit bank tentu mereka merasa tidak akan pernah bisa memiliki rumah dan mobil ketika tabungan juga tidak punya.

Tetapi sebenarnya ada 2 hal yang perlu anda cermati dengan contoh di atas yaitu kenapa usaha yang sudah besar bisa bangkrut dan menyisakan hutang seharusnya mereka semakin berkembang dan tambah besar karena modal yang diinvestasikan cukup besar. Hal ini sejalan dengan QS Al-Baqarah 275.

Perhatikan QS Al-Baqarah 275 : Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan sepertiĀ  berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) gila.

Jadi jelaslah kalau kita atau perusahaan dalam operasionalnya mengandung unsur riba maka kehidupan atau jalannya usaha tidak akan berdiri tegak tetapi akan sempoyongan seperti kerasukan syaitan meskipun kelihatan dari luar kayaknya sedang sukses tetapi dibalik itu akan menuju kehancuranĀ  tinggal masalah waktu.

Nah, pertanyaan selanjutnya adalah jika menjalankan usaha tanpa meminjam uang riba apakah dijamin pasti sukses ?

Pertanyaan ini jika dijawab dari sisi materi tentu jawabnya tidak. Misalkan anda untuk menjalankan usaha memerlukan modal 100 juta dimana anda sendiri hanya mempunyai modal 20 juta dan sisanya 80 juta rencana pinjam bank. Jika usaha dijalankan dengan modal awal 100 juta yang sebagian besar pinjaman bank maka pada saat awal usaha akan bisa jalan karena cukup modalĀ  tetapi anda yang hanya punya modal sendiri 20 juta tentu sangat sulit untuk mengimplementasikan usaha tersebut karena syarat modal minimal mesti 100 juta.

Ada beberapa alternatif yaitu anda harus memikirkan jenis usaha yang hanya memerlukan modal 20 juta tanpa hutang maka dijamin usaha akan lebih lancar meskipun keuntungan bisa jadi lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang 100 juta tadi. Tetapi yakinkan bahwa dengan modal sendiri tadi anda tidak punya beban biaya cicilan bulanan dan usaha anda akan mendapat berkah.

Tidak sedikit contoh para pengusaha yang kini sukses hanya dimulai dari modal tabungan mereka dan tidak jarang pula kita temukan pengusaha besar yang bangkrut karena modal besar pinjaman dari bank.

Yang membedakan keduanya adalah yang usaha dengan modal sendiri tanpa pinjaman bank akan mendapat keberkahan jadi meskipun kecil lama-lama bisa besar dan berkah. Jika sewaktu-waktu terjadi kegagalan minimal tidak akan menyisakan hutang. Sedangkan yang pinjam dari bank meskipun kelihatan dari luar besar tetapi sebenarnya didalamnya kropos seperti kesyaitanan dan tinggal menunggu kapan bangkrutnya karena memang usaha ini kurang berkah dan jika terjadi bangkrut beneran maka akan menyisakan banyak hutang bahkan sampai puluhan hingga ratusan milyard.

Bagi anda pengusaha besar yang saat ini sedang mengalami kebangkrutan, coba cek diri sendiri benar nggak anda pinjam uang dari bank untuk mengelola usaha anda ?

Jika jawabnya benar, maka yakinkan bahwa itu kemungkinan merupakan dampak dari anda meminjam uang bank. Oleh karena itu anda perlu bangkit kembali dengan membangun usaha tanpa pinjam bank. Anda boleh coba nanti bagaimana hasilnya.

Kalau caranya begini nanti bank bisa pada tutup donk ? Tentu tidak, mereka masih tetap mempunyai nasabah untuk orang-orang yang memang tidak percaya bahwa pinjam uang bank itu bermasalah. Nah, kebetulan sebagian besar orang masih mengakui jika mau usaha tanpa pinjam bank itu tidak bisa karena usaha yang besar pasti diperlukan modal besar sedangkan kita sendiri tidak mempunyai modal.

Jadi pemerhati sekalian, itulah kondisi bisnis yang ada pada saat ini baik anda sebagai pelaku usaha maupun anda sebagai pekerja. Nah, sebaiknya sebelum memulai usaha pastikan anda menggunakan uang seadanya dan pilihlah jenis usaha yang kira-kira bisa dimulai tanpa harus meminjam uang dari bank.

Apakah ada jenis usaha yang tanpa modal ?

Memang tidak ada tetapi yang modal minim tentu saja ada. Saat ini sedang marak yang namanya bisnis online dan jika anda sebagai pemula dalam bisnis online bisa anda mulai dengan modal seadanya dengan menjual barang milik orang lain sebagai reseller atau dropshipper.

Misalnya anda memulai dengan menjual sprei dan bed cover dengan mengambil barang dari orang lain dan anda jual lewat online. Dengan melakukan hal ini berarti anda telah mencoba untuk menjalankan bisnis, anda tidak menggunakan modal pinjaman bank dan anda tidak perlu kawatir bangkrut dan terlilit hutang karena pakai modal sendiri dengan sangat minim.

Potensi usaha anda bisa besar bila anda sudah mempunyai jaringan pemasaran yang luas, hanya semuanya perlu waktu dan kesabaran. Anda tidak perlu harus fokus pada satu produk tetapi anda bisa kembangkan dengan produk yang sejenis agar anda mudah mendapatkan kepercayaan dari pelanggan.

Janganlah mencoba menjual palu gada ( apa mau lu, gua ada) artinya menjual semua jenis barang menjadi satu seperti gado-gado. Menjual semua jenis barang hanya cocok untuk pengusaha besar dengan modal besar tetapi jika anda modalnya terbatas harus mengambil spesialisasi produk.

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.