Pulang TKW Usaha Apa ?

Menjadi TKW kami yakin bukanlah suatu pilihan namun suatu keterpaksaan karena memang mereka rata-rata mengalami kesulitan ekonomi tetapi tidak punya keahlian dan tentunya ingin merubah kehidupan yang lebih baik setelah pulang jadi TKW. Setelah mereka mempunyai uang yang cukup lalu akan timbul masalah kedua yaitu bagaimana caranya agar tidak selamanya menjadi TKW. Makanya banyak sekali Motivator di undang ke luar negeri untuk memberikan motivasi kepada para TKW agar setelah mereka tidak menjadi TKW agar uangnya dapat digunakan untuk modal usaha di tanah air. Lalu usaha apa yang mesti dilakukan mengingat minim pengalaman dalam usaha. Ya tentu usaha yang bisa dilakukan di sekitar lingkungan mereka misalnya membuka warung makan, menjual baju, menjual sprei, menjual barang yang sekiranya banyak diperlukan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Di sini akan kita bahas bagaimana kalau pilihan jatuh pada usaha sprei dan bed cover. Modal yang telah terkumpul untuk sementara bisa dibelikan katalog sprei dan beberapa stock sprei. Dengan katalog sprei maka dapat mulai menjual sprei dan bed cover di wilayah sekitar tempat tinggal. Dengan ketekunan Insya Allah akan memberikan hasil yang lumayan karena resikonya sangat kecil. Carilah produsen sprei yang harganya murah dengan kualitas sprei bagus sehingga bila anda jual di wilayah anda dengan harga yang lebih mahal. Bila konsumen semakin banyak maka anda dapat meningkatkan usaha dengan membuka jualan sprei di rumah dan bila ini berkembang maka dapat ditingkatkan lagi dengan modal yang ada untuk membuka usaha dengan menyewa toko. Dengan cara ini maka secara bertahap akan mampu mempunyai usaha sprei yang mapan dengan proses pembentukannya secara bertahap. Bila sudah mempunyai toko maka dapat ditingkatkan dengan membuat sprei sendiri dengan beli bahan dalam jumlah yang besar sehingga bisa mendapatka diskon khusus.

Untuk meminimalisir jumlah stock maka mesti berdasarkan pengalaman, motif dan ukuran berapa saja yang paling banyak laku di pasaran. Informasi ini dapat diperoleh sesuai dengan pengalaman menjual sprei selama ini sehingga resiko penumpukan stock yang berlebihan dapat ditekan. Kuasailah penjualan sprei di wilayah anda karena belum tentu di wilayah anda ada orang yang menjual sprei lengkap seperti anda. PadahalĀ  sprei dibutuhkan di semua rumah tangga. Langkah selanjutnya adalah ciptakan masing-masing reseller terutama di daerah anda sehingga reseller yang akan membantu anda dalam penjualan sprei anda.

Bahan baku kain sprei harganya relatif stabil dibandingkan dengan harga bahan baku pembuatan tas karena kandungan lokalnya sudah cukup tinggi sehingga kita tidak dihebohkan oleh kenaikan bahan baku yang sewaktu-waktu terjadi seperti pada industri tas. Kenaikan bahan baku biasanya terjadi setahun sekali atau jika ada kenaikan BBM, ya ini tentu wajar dikaitkan dengan kenaikan biaya transportasi dan operasional lainnya. Bila tidak ada kenaikan bahan baku maka harga sprei biasanya juga tidak akan mengalami perubahan sehingga memudahkan para reseller sprei atau penjual sprei untuk menawarkan dagangannya kepada para konsumen tanpa was-was perubahan harga.

Produsen sprei untuk satu merk yang asli hanya ada satu dan jika ada yang menjual merk yang sama berarti yang lainnya palsu. Ini memberikan kemudahan bagi para penjual sprei untuk menawarkan sprei merk tertentu kepada konsumen dan bila ada merk yang sama tetapi kualitas berbeda maka bisa dipastikan yang lain palsu sehingga penjual sprei bisa menjelaskan kepada para konsumen.

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.