Pertama Kali Menjual Sprei

pertama-menjualApabila kita ingin jual sprei pertama kali kepada konsumen merupakan hal yang biasa jika kita mengalami kesulitan karena memang belum terbiasa. Mari kita renungkan, bukannya sesuatu hal yang pertama kali kita lakukan itu adalah sesuatu  yang paling sulit. Misalkan kita masuk bekerja pertama kali, masuk sekolah pertama kali, menjual barang pertama kali, mau menikah, mau pergi ke luar negeri pertama kali. Hal-hal yang serba pertama kali merupakan hal yang sangat sulit dilakukan bagi seseorang. Kenapa ? karena kita tidak yakin akan bisa mengatasi akan hal apa yang akan terjadi dan rasa was-was akan menghantui kita, dalam diri kita merasa belum berpengalaman. Namun jika semua sudah terjadi dan hal itu sudah menjadi suatu kebiasaan maka lambat laun rasa was-was dan kepercayaan diri akan hilang.

Demikian halnya apabila kita menjual sprei untuk yang pertama kalinya, pasti didalam pikiran kita berkecamuk berbagai macam rasa was-was, misalnya nanti bagaimana jika calon pembeli menolak, bagaimana kalau calon pembeli menanyakan detail tentang sprei yang kita jual, bagaimana kalau calon pembeli dalam kondisi tidak mood, bagaimana kalau kita diremehkan dan seterusnya. Yakinkan pada diri anda bahwa yang mengalami semacam ini tidak hanya anda sendirian namun hampir semua orang apabila melakukan hal-hal yang baru pertama kali pasti akan dihinggapi rasa kekawatiran dan ketakutan. Rasa kawatir dengan sendirinya akan hilang apabila anda mempunyai pikiran positif dan mencoba berdoa jika rasa kawatir datang karena sebenarnya ini merupakan gangguan yang bisa dihilangkan.

Lalu selain berpikir positif dan selalu berdoa, apalagi yang bisa menghilangkan rasa khawatir untuk melakukan penjualan pertama kali, diantaranya :

  1. Mencoba menguasai barang yang kita jual agar timbul kepercayaan diri seandainya ada pertanyaan yang akan dilontarkan dari calon pembeli. Bukannya salah satu kekawatiran itu muncul karena kita takut jangan-jangan calon pembeli banyak pertanyaan yang macam-macam tetapi anda tidak siap untuk menjawabnya. Makanya perlu mempelajari barang yang hendak dijual secara lebih detail, misalnya untuk sprei : bahannya dari apa, ukuran sprei yang ada berapa saja, kualitas bahan bagaimana, cara membeli bagaimana, dan seterusnya. Hal-hal semacam ini perlu anda kuasai agar anda lebih yakin pada saat akan menjual kepada calon pembeli. Apabila kurang faham bisa ditanyakan lebih detail kepada supplier atau produsen spreinya.
  2. Kekawatiran timbul jika seandainya anda  gagal mendapatka sesuatu atau dalam hal ini kalau tidak berhasil menjual sprei,  maka solusinya harus berfikir bahwa tugas kita hanya berusaha dan Allah yang akan menentukan berhasil atau tidaknya.
  3. Gunakan kata-kata yang baik dan menjual namun jangan terlalu berlebih-lebihan karena akan menjadi bumerang bagi anda. Katakanlah sejujurnya apa  kelebihan dan kekurangan produk ini. Untuk Sprei Katun Star punyai kelebihan motifnya beragam dan selalu update motif baru dengan kualitas bahan yang bagus, lembut, tidak luntur dan nyaman dipakai. Namun ada seidkit kekurangan yaitu karena motif sering berubah akibatnya pembeli sering kecewa karena motif yang biasa dia cari sudah tidak keluar lagi.
  4. Hindarkan pikiran mengandai-andai. Orang merasa kawatir karena dalam pikirannya selalu mengandai-andai bila kita tenang tidak terlalu memikirkan tentang sesuatu maka pikiran was-was tidak akan muncul
  5. Jangan terlalu memikirkan hasil tetapi nikmati prosesnya karena kita akan selalu stress jika mengerjakan sesuatu itu selalu memikirkan hasilnya melulu. Dalam proses itulah yang perlu kita nikmati, adapaun jika kita telah melakukan sesuatu yang terbaik maka hasil Insya Allah akan kita nikmati.
  6. Yakinkan pada diri sendiri jika seandainya mengalami kegagalan menjual sprei untuk pertama kali barang kali akan berhasil pada penjualan selanjutnya. Selalu berpikir bahwa menjual sprei pasti akan laku namun tidka tahu pasti dari orang keberapa yang pernah anda datangi, bisa jadi orang ke lima atau ke sepuluh. Usaha itu memerlukan perjuangan dan pengorbanan.
  7. Yakinkan bahwa menjual barang halal dengan cara yang benar meskipun nilainya kurang dibandingkan dengan menjual barang haram namun disitu terkandung nilai keberkahan yang tidak bisa diukur dengan uang. Nilai keberkahan berarti kita selalu diberi kemudahan dalam menghadapi segala macam masalah kehidupan sehingga tidak menemui jalan buntu. Kita perhatikan orang yang hidupnya bergelimang harta tetapi berakhir dengan tragis dan sebaliknya orang yang serba kekurangan harta namun hidupnya bisa selamat sampai akhir hayatnya

Semoga cara mengurangi rasa ketakutan untuk pertama kali menjual sprei dapat menginspirasi anda dan besar harapan kami anda bisa sukses dalam melakukan penjualan. Amin

 

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.