Perhatian Kamar Tidur dan Memilih Jenis Bed di Hotel

Jika kita melihat pembangunan infrastruktur di tanah air beberapa tahun belakangan ini terasa sekali perkembangannya sangat pesatĀ  terutama jalan tol. Disamping itu juga di kota-kota besar seperti jabodetabek pembangunan apartemen dan hotel terus bermunculan bak jamur di musim penghujan.

Kita belum terbayang pola perubahan sosial jika harus hidup di lingkungan kota modern yang banyak gedung-gedung bertingkat komplit dengan prasarana terpadu, mal, hotel, apartemen dan perkantoran. Selama ini memang pembangunan lebih ke arah perumahan sehingga hunian tingkat baru berkembang dengan pesat belakangan ini.

Tentu saja ada perbedaan mendasar antara tinggal di hunian tingkat atau apartemen dengan tinggal di rumah. Ditinjau dari sisi aktivitas tentu saja jika seseorang atau keluarga tinggal di apartemen banyak aktivitas yang hanya dapat dilakukan didalam ruangan. Nonton tv, tidur, bercengkerama dengan keluarga dan tentu saja sosialisasi dengan tetangga terdekat nyaris tidak terjadi. Berbeda dengan seseorang yang tinggal di rumah tentu banyak sekali aktivitasnya yang dilakukan diluar rumah. Misalnya berkebun, memelihara binatang piaraan, bersosialisasi dengan tetangga dan warga terdekat serta aktivitas keseharian misalnya belanja ke warung dan aktivitas sejenisnya yang menuntut keluar rumah atau keluar ruangan.

Sudah tentu jika seseorang menyukai bergaul dengan tetangga dan menyukai jenis kegiatan yang barusan kami sebutkan maka mereka tidak akan betah tinggal di apartemen. Sebaliknya orang yang hidupnya tidak suka bersosialisasi dengan tetangga dan sukanya nonton tv maka apartemen merupakan pilihan terbaik karena sesuai dengan perilaku mereka dan juga biasanya apartemen yang dipilih dekat dengan tempat kerja.

Dengan banyak aktivitas yang dilakukan didalam ruangan bagi para penghuni rumah bertingkat seperti apartemen, rusun maka kamar tidur merupakan salah satu ruangan yang akan banyak digunakan dan diperhatikan dalam kegiatan sehari-hari dibandingkan dengan mereka yang tinggal di rumah biasa karena mereka berkegiatan dalam ruangan. Jadi selesai di ruang keluarga, bergerak ke ruang dapur, setelah itu ke kamar tidur dan berpindah-pindah dalam ruangan yang berbeda.

Berhubung mereka banyak berinteraksi denganĀ  tidur maka kondisi kamar tidur harus lebih diperhatikan baik kebersihan, tata letak, maupun keadaan sprei dan bed covernya.

Demikian halnya dengan kondisi ruangan di hotel harus tetap dijaga kebersihannya karena tamu pada saat di hotel sebagian besar waktunya berada di kamar tidur.

Nah, bicara soal hotel terkadang kebanyakan orang masih bingung membedakan istilah-istilah yang biasa digunakan untuk hotel. Misalnya istilah single bed, double bed dan twin bed.

Pengunjung perlu mengetahui bedanya untuk disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan menempati di kamar hotel tersebut.

Misalnya hanya sendiri menginap di hotel tentu tidak pesan yang twin bed tetapi single bed atau double bed agar ukuran tempat tidur lebih besar.

Penyesuaian ini perlu dilakukan karena harga bisa jadi berbeda dan juga jangan sampai anggota yang dibawa menginap tidak kebagian tempat tidur.

Mari kita perhatikan istilah tempat tidur yang sering kita dengar di hotel.

1. Single Bed

Satu buah tempat tidur tunggal yang dimaksudkan untuk ditempati hanya satu orang saja.

2. Double Bed

Satu buah tempat tidur ganda yang dimaksudkan untuk ditempati oleh dua orang.

3. Twin Bed

Dua buah tempat tidur tunggal yang dimaksudkan untuk ditempati oleh masing-masing satu orang, yang diletakan secara terpisah dalam satu kamar.

Jadi jelas jika anda ingin menginap di hotel dan membawa istri jangan pesan single bed tetapi double bed. Jika anda bersama saudara mungkin sebaiknya pesan twin bed agar tidurnya bisa terpisah.

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.