Perbedaan Katun Jepang dan Katun Lokal

Katun Jepang merupakan salah satu Katun Import yang paling banyak beredar di pasaran. Kalau begitu apa yang membedakan dengan Katun Lokal ? Tentunya banyak perbedaan terutama dari segi Harga Sprei dan Kualitas Bahan.

Namun sebelum menuju ke perbedaan antara Katun Jepang dan Katun Lokal tersebut mari kita lihat perbedaan bahan Polyester dan Bahan Katun karena ada hubungannya dengan Katun Jepang dan Katun Lokal.

Bahan Polyester

Bahan Polyester merupakan bahan serat sintesis yang lebih murah dibandingkan dengan Bahan Katun. Bahan Polyester tidak cocok digunakan di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia karena kelembaban udara dan teriknya sinar matahari sehingga kurang menyerap panas. Akibatnya jika digunakan untuk tidur terasa kurang nyaman. Jadi Bahan Polyester hanya cocok untuk dipakai di daerah yang beriklim dingin atau  sedang. Namun demikian Bahan Polyester juga mempunyai kelebihan dibandingkan dengan Bahan Katun yaitu lebih halus dan lebih licin serta tidak mudah kusut jika dipakai.

Bahan Katun

Bahan Katun merupakan bahan yang sudah umum digunakan untuk membuat Sprei dan Bed Cover karena terasa nyaman, mudah menyerap keringat dan dingin. Bahan Katun mudah sekali kusut karena tanpa bahan sintetis namun permukaannya sangat halus dan lembut.

Jadi masing-masing Bahan Polyester dan Bahan Katun mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu banyak produsen kain sprei di daerah tropis seperti di Indonesia mencoba mencari solusi yang dapat menjembatani kelemahan kedua jenis bahan sprei ini dengan mencampur antara bahan polyester dengan bahan katun. Semakin banyak kandungan polyester didalam Kain Sprei maka biaya produksi semakin menurun namun kualitasnya semakin menurun juga.  Semakin banyak kandungan polyester akan menyebabkan kain sprei semakin panas jika digunakan karena sifat polyester yang tidak mudah menyerap keringat atau panas. Oleh karena itu kandungan Polyester disarankan tidak lebih dari 25% agar sprei tetap bisa menyerap keringat dengan baik tetapi semakin banyak kandungan polyester berarti kain tidak mudah kusut sehingga tetap rapi.

Setelah mengetahui sifat polyester dan katun, nah saatnya kita mengetahui perbedaan antara Katun Jepang dan Katun Lokal yang secara garis besar adalah sebagai berikut :

  1. HARGA, Harga Katun Jepang hampir dua kali lipat Harga Katun Lokal karena bahannya full katun dan ada biaya import sehingga jauh lebih mahal.

  2. KANDUNGAN BAHAN, Katun Jepang yang asli 100% Katun tanpa dicampur dengan Polyester sedangkan Katun Lokal mengandung bahan polyester untuk menekan biaya produksi sehingga harga jual kain sprei bisa murah sesuai dengan daya beli masyarakat kita. Kebanyakan Katun Lokal mengandung 20% atau 25% polyester bahkan ada yang lebih dari itu. Gampang membedakan sprei dengan kandungan polyester yang tinggi yaitu bahan kelihatan licin dan sedikit kaku.

  3. MOTIF SPREI, Katun Jepang mempunyai motif yang sangat bagus karena desainnya merupakan kelas dunia namun jarang mengeluarkan motif yang baru. Lain halnya dengan Katun Lokal setiap saat ganti motif sprei yang baru  sesuai dengan trend kebutuhan di masyarakat sehingga tidak membosankan.

  4. KELEMBUTAN, Karena Katun Jepang terbuat dari full katun sedangkan Katun Lokal masih ada campuran polyester maka Katun Jepang jauh lebih lembut dibandingkan dengan Katun Lokal. Cara menganyam Katun Jepang dengan saling silang antara 1 benang dengan 4/7 benang yang lain. Semakin banyak benang yang menyilang terhadap benang lain maka semakin lembut dan halus. Tetapi kalau kebanyakan benang yang menyilang akibatnya semakin rapuh apabila disikat sewaktu mencuci.

  5. KETEBALAN, Katun Jepang lebih tebal dan lebih berat dibandingkan dengan Katun lokal karena mempunyai kerapatan bahan yang lebih baik dibandingjan dengan Katun Lokal. Kerapatan bahan ini dapat kita bandingkan dengan menyorotkan bahan ke lampu yang terang atau sinar matahari maka Katun Jepang tidak tembus cahaya.

  6. KENYAMANAN. Sudah pasti Katun Jepang lebih nyaman jika dipakai tidur karena terasa lebih dingin, lebih halus, lebih lembut namun mudah kisut karena terbuat dari full katun.

  7. PERAWATAN, Pada prinsipnya perawatan semua sprei hampir sama saja misalnya jika mencuci jangan terlalu keras menyikatnya, jika dijemur jangan langsung kena terik matahari dan bila disetrika maka gunakan panas yang sesuai dengan bahan katun. Namun Katun Jepang sesuai dengan yang telah dijelaskan di atas karena mempunyai susunan benang yang menyilang maka pada saat mencuci benar-benar tidak boleh disikat dengan keras karena jika benang yang menyilang putus maka permukaan sprei menjadi tidak beraturan.

  8. PASAR, Karena mahal untuk ukuran kita maka pasar Katun Jepang tidak sebanyak Pasar Katun Lokal yang harganya jauh lebih murah.

Itulah sekelumit tentang perbedaan Katun Jepang dan Katun Lokal semoga memberikan informasi yang bermanfaat apabila anda hendak membeli sprei atau berdagang sprei. Salam Sukses !

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.