Pembuatan Toko Online Bagi Pemula

Mencari uang via internet banyak sekali mulai dari afiliasi produk dalam negeri maupun luar negeri, membuat produk digital sendiri, menyediakan jasa pembuatan website sampai dengan membuat Toko Online. Jika kita amati setiap jenis bisnis pasti ada yang bisa kita kategorikan ke dalam bisnis skala kecil, menengah dan besar. Contoh orang yang bisnis nasi padang, pasti ada nasi padang skala kecil yaitu nasi padang dipinggir jalan yang tempatnya kecil dengan masakan yang rasanya kurang enak, kemudain nasi padang skala menengah yaitu rumah makan nasi padang yang tempatnya sudah agak besar kemudian rasanya juga lebih enak dan ada yang bisnis nasi padang skala besar yang mempunyai cabang dimana-mana. Contoh lain kalau bisnis toko : Ada toko skala kecil yaitu toko-toko kecil yang menjual barang-barang kelontong kemudian ada yang skala sedang misalnya Indomaret atau Alfmart dan yang skala besar misalnya Giant, Carrefour dan sebagainya. Kami hanya ingin menjelaskan bahwa untuk semua jenis bisnis maka pemainnya ada yang skala kecil, menengah dan besar tetapi semuanya dapat hidup secara bersamaan dengan segmen pasar yang berbeda. Hal ini juga terjadi pada toko online ada yang skala kecil, misalnya toko online yang omsetnya sebulan masih dibawah 10 jutaan dan toko online skala menengah yang omsetnya sudah sekitar 100 juatan dan skala besar  sudah bisa mencapai milyaran rupiah. Untuk membangun toko online skala menengah dan besar diperlukan sumber daya manusia yang lengkap mulai dari programmer, desainer web, customer service, logistic, keuangan dan seterusnya seperti layaknya divisi suatu perusahaan sedangkan jika toko online kecil bisa dimulai dari anda sendiri kemudian meningkat dengan menambah beberapa karyawan seiring dengan kemajuan toko onlinenya.

Yang akan kami bahas di sini adalah khusus untuk usaha toko online skala kecil untuk pemula dan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan agar toko online tersebut dapat beroperasi dengan baik, yaitu :

  1. Mencari Produk yang Ingin Kita Jual
  2. Riset Keyword
  3. Mencari Domain dan Hosting
  4. Membuat Website
  5. Mendatangkan Pengunjung dan Pembeli
  6. Mengelola Pelanggan

Mari kita bahas satu-persatu tahapan tersebut :

  1. Mencari Produk yang Ingin Kita Jual. Misalnya kita sudah memilih Sprei dan Bed Cover untuk kita jadikan produk yang  akan kita jual. Hal yang terpenting dalam menentukan produk yang akan kita jual adalah apakah produk tersebut buatan kita sendiri atau produk milik orang lain. Baik produk buatan kita sendiri maupun produk milik orang lain harus dipastikan bahwa produk tersebut ada peminatnya di internet. Jika tidak ada peminatnya maka kita akan kesulitan mendapatkan pembeli dan sebaliknya jika peminatnya banyak harus diteliti kembali apakah persaingannya banyak atau sedikit. Sebagai pemula jika persaingan banyak maka akan kesulitan menjual produk tersebut. Idealnya adalah kita memilih produk yang mempunyai peminat banyak namun sedikit persaingan. Untuk mengetahui apakah produk kita banyak peminatnya dan di kota mana saja produk tersebut banyak diklik oleh orang silahkan gunakan tools gratis dari google namanya Google Trend.  Silahkan mencoba dengan memasukan kata “Sprei” maka akan kelihatan grafik trendnya naik atau turun dan peminatnya kebanyakan dari kota mana. Jika saya masukan kata “sprei” maka saat ini peminat terbanyak dari kota Yogyakarta bisa juga dilain waktu akan berubah di kota lain .
  2. Riset Keyword. Jika seseorang ingin mencari barang lewat internet sebagian besar membuka internet kemudian membuka google terus mengetikan kata-kata produk yang ingin mereka cari. Misalkan seseorang ingin membeli sprei maka dibenak mereka biasanya akan menulis tidak hanya kata “sprei” misalnya : mencari sprei, sprei online, sprei murah, jual sprei dan seterusnya kata-kata ini yang dimaksud dengan keyword. Untuk itu kita perlu riset keyword yang gratis dan banyak digunakan orang namanya  Google Keyword Planner (GKP). Silahkan mencoba dengan memasukan keyword yang hendak anda masukan kemudian akan ditampilkan jumlah pencarian orang dengan menggunakan keyword tersebut dalam sebulan kemudian juga ditampilkan tingkat persaingan rendah, sedang atau tinggi.
  3. Mencari domain dan Hosting. Jika anda sebagai pemula maka gunakan dulu  domain dan hosting yang gratisan kemudian jika sudah mulai mahir dapat segera membeli domain dan hosting yang berbayar.  Jika nantinya ingin lebih profesional dan memang menekuni bisnis online dengan menggunakan website sebagai andalan penjualan maka menurut pengalaman kami gunakan hosting dan domain dari luar negeri yang unlimited karena terkenal kehandalannya.
  4. Membuat Website. Sebagai pemula belajarlah dengan yang lebih mudah terlebih dahulu yaitu blogger atau wordpress. Kedua software ini ramah terhadap google dan mudah dipelajari. Silahkan belajar melalui buku-buku, e-book, kursus atau googling.
  5. Mendatangkan Pengunjung dan Pembeli. Tahap ini yang paling sulit karena meskipun website kita bagus, produknya bagus namun tidak ada yang beli karena sepi pengunjung sama saja bohong. Oleh karena itu target selanjutnya setelah website jadi adalah mendatangkan pengunjung. Teknik mendatangkan pengunjung banyak sekali mulai dari belajar SEO off page, SEO on page, iklan gratis, iklan berbayar, social media dan sebagainya semuanya dalam rangka untuk mendatangkan pengunjung. Urutannya adalah Pengunjung –> Prospek –> Pembeli –> Pelanggan. Pengunjung ke website kita merupakan prospek yang akan beli produk kita kemudian prospek tersebut kita olah agar menjadi pembeli dan apabila pembeli tersebut puas dengan produk dan pelayanan kita maka akan menjadi pelanggan yang loyal kepada kita.
  6. Mengelola Pelanggan. Jika pelanggan sudah banyak maka perlu dilakukan pengelolaan pelanggan dengan baik agar pelanggan dapat dibedakan antara pelanggan baru, pelanggan tetap dan pelanggan besar. Kita harus pandai-pandai mengelola pelanggan terutama pelanggan besar jika bisnis kita ingin maju. Buatlah data statistik semua pelanggan kemudian tentukan ketiga klasifikasi tadi untuk memudahkan dalam mengelola pelanggan sehingga tidak salah kelola.

Inilah sepintas tentang gambaran secara global cara membuka toko online berupa website bagi pemula. Harapan kami semoga banyak pebisnis baru yang memanfaatkan website untuk mulai berbisnis sehingga membuka banyak lapangan kerja baru. Amin

 

 

 

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.