Peluang Usaha Dropship

Saat ini trend bisnis toko online dengan menggunakan sistem dropship sedang naik daun. Pemicunya adalah jumlah pengguna internet dan handphone pintar semakin banyak bahkan di Indonesia diprediksi tahun 2015 bakal terjadi booming bisnis toko online. Bagi anda yang masih bekerja, masih awam dengan seluk-beluk toko online atau bahkan gaptek sama sekali tentunya tidak mudah untuk terjun ke bisnis toko online karena memang secara teknis katanya mudah namun dalam kenyataannya tidaklah demikian. Trend ini wajar karena memang untuk menggeluti bisnis toko online bisa dimulai dengan modal kecil. Berhubung modalnya bisa kecil akibatnya untuk menghasilkan suatu keuntungan diperlukan waktu, keuletan sehingga harus sabar dan terus belajar bila tidak sabar ya tidak akan berhasil.  Nah, cara termudah untuk memasuki bisnis toko online bagi para pemula adalah dengan memahami dan menerapkan sistem dropship. Bila anda sudah praktek maka anda akan merasakan sendiri apa suka-dukanya menjalankan bisnis sistem dropship ini yang tidak banyak mengandung resiko. Peluang Usaha Dropship banyak bertebaran di online sehingga banyak orang mencoba sistem dropship tanpa harus meninggalkan pekerjaannya. Tidak mengherankan apabila pertumbuhan para pelaku usaha dropship atau dengan istilah dropshipper di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Apabila kita bandingkan dengan kegiatan seorang Reseller maka para pelaku Dropshipper lebih banyak mendapatkan kemudahan karena tidak terlalu dibebankan dengan kegiatan operasional dan mengelola stock barang.

Berikut kami sampaikan beberapa keuntungan menjalankan usaha dropship yang mungkin berguna bagi anda yang ingin terjun menggunakan sistem dropship ini.

1. Tidak Perlu Menyetock Barang

Bila anda seorang reseller biasanya masih harus menyetock barang yang akibatnya masih perlu modal untuk membuat stock dan juga perlu ruangan khusus untuk menempatkan dan mengelola stock tersebut. Bagi anda yang masih menjadi seorang reseller berskala kecil maka untuk penyimpanan barang dan juga menyetock barang mungkin masih dapat teratasi dengan menggunakan salah satu ruangan di rumah namun bagi anda yang sudah menjadi reseller besar tentu hal ini tidak mungkin melainkan harus menyewa tempat atau gudang. Berapa biaya sewa gudnag dan juga biaya untuk menyetock barang ? Tentunya cukup besar dan ini sekaligus juga mengandung suatu resiko apabila barangnya tidak  laku. Coba sekarang bandingkan bila anda seorang Dropshipper maka semua stock dan penyimpanan barang menjadi tanggungjawab produsen atau supplier barang tersebut sehingga anda tidak mempunyai resiko kerugian bila terjadi apa-apa. Tugas anda hanya murni mencari pembeli dan semua masalah operasional sudah menjadi tanggungjawab produsen atau supplier, hanya sesekali anda mesti membantu konsumen anda jika ada masalah pengiriman barang yang mungkin terlambat dari yang seharusnya.

2. Mengemat Waktu, Uang dan Tenaga

Kenapa bisa begitu ? karena semua barang yang dibeli oleh konsumen anda akan dikirim langsung oleh produsen dengan menggunakan alamat anda seolah-olah di mata konsumen andalah sebagai produsennya. Jadi anda tidak menghabiskan waktu untuk packing barang, mengirim barang dan sebagainya. Menghemat uang juga, bagaimana tidak karena anda tidak memerlukan biaya transportasi dan juga biaya menyetock barang. Kalau dari sisi penghematan tenaga sudah jelas anda tidak memerlukan tenaga sama sekali anda cukup gencar berpromosi melalui media online saja yang dapat dilakukan sambil anda masih bekerja.

3. Bebas Memilih Barang

Sebagai Dropshipper bebas memilih barang apa saja yang mau dijual di internet, yang penting anda mau berusaha. Banyak sekali penjual online yang melayani pembelian sistem dropship tinggal bagaimana kita mempertajam ilmu marketing online sehingga banyak konsumen anda yang dapat anda tawarkan berbagai macam barang tanpa anda memproduksi barang tersebut. Perdagangan sistem dropship ini hanya memungkinkan dengan cara online oleh karena itu sebelum marak penggunaan internet untuk berjualan belum muncul sistem dropship ini.

4. Tidak Beresiko Mengalami Kerusakan Barang.

Proses pengiriman barang dilakukan oleh pihak produsen sehingga apabila ada kerusakan barang akibat kesalahan produsen maka anda dapat mengklaim ke pihak produsen dan bila kerusakan atau kehilangan akibat dari pihak ekpedisi  maka anda bisa minta bantuan produsen untuk mengurus ke ekpedisi karena produsenlah yang mengirim barang ke ekpedisi.  Namun ini teorinya, banyak juga produsen yang kurang bertanggungjawab sehingga jika terjadi keterlambatan pengiriman atau hal-hal yang terkait dengan pengiriman seolah-olah pihak produsen sudah lepas tangan dengan alasan ekpedisi sudah bukan wewenang dia. Akhirnya pihak dropshipper mesti melacak sendiri ke pihak ekpedisi agar konsumennya tidak kecewa. Inilah salah satu kesulitan dalam praktek menjalankan bisnis sebagai dropshipper.

Kesimpulannya adalah bahwa sistem dropship akan mempermudah bagi pemula untuk memulai usaha karena tanpa harus keluar modal dan anda bebas memilih barang apa saja yang ingin anda jual via online tanpa harus meninggalkan pekerjaan anda. Kuncinya adalah bahwa anda harus rajin memasarkan produk via online sehingga anda mempunyai banyak konsumen yang siap membeli barang apa saja yang anda tawarkan. Percayalah bahwa dengan banyaknya konsumen di tangan anda maka kesuksesan sudah di tangan anda. Salam Sukses !

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.