Memulai Bisnis Mukena

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat ini terasa sekali ketimpangan antara si kaya dan si miskin semakin melebar.  Hal ini terjadi karena sumber daya alam semakin terbatas dan sekali mereka yang bisa menguasai sumber daya alam tersebut akan menggunakan tanpa batas, tanpa memikirkan kerugian orang lain dan akibatnya di sisi lain banyak dari masyarakat yang mencari makan untuk bertahan hidup saja susahnya bukan main. Gejala ini dapat kita lihat dengan semakin mahalnya semua kebutuhan bahan pokok dan semakin habisnya sumber daya alam diekploitasi oleh para koruptor yang bekerja sama dengan para pengusaha yang tidak bertanggungjawab. Fenomena ini terjadi hampir di seluruh dunia tetapi yang paling parah adalah di negara kita karena sumber daya alamnya paling banyak dan koruptornya demikian juga. Ujung dari ini semua nanti yang kasihan adalah anak cucu kita yang kebetulan kita saat ini termasuk golongan yang tidak punya. Tentu mereka nanti hanya akan menjadi masyrakat kelas bawah yang selalu menderita.

Jadi ada yang melakukan penelitian dari Amerika bahwa kondisi ekonomi dunia  nantinya akan berbentuk jam pasir ( bawah besar, atas besar tapi tengah kecil) bukan berbentuk piramid lagi (Bawah paling besar, kemudian tengah mengecil dan paling atas lebih mengecil lagi). Bentuk jam pasir artinya nantinya yang ada hanyalah masyarakat dengan ekonomi kelas bawah dan kelas atas, jadi hanya ada orang kaya dan orang miskin saja. Sedangkan orang menengah akan pindah menjadi orang miskin atau menjadi orang kaya. Sedangkan bentuk piramid artinya kelas bawah paling banyak kemudian diikuti kelas menengah lebih sedikit kemudian kelas atas paling sedikit yang mencerminkan kondisi ekonomi saat ini dan sebelum ini.

Nah, bila kebetulan anda saat ini termasuk orang yang belum beruntung maka tidak ada jalan lain setelah mengetahui kondisi ekonomi di masa mendatang tersebut, anda harus berupaya untuk menjadi kelas atas jangan kelas bawah. Salah satu caranya, … ingat ini hanya salah satu cara lho… menjadi pengusaha yang sukses.

Tentunya menjadi pengusaha yang sukses intinya adalah sukses menjual sesuatu.

Sesuatu itu bisa berupa barang atau jasa, pokoknya menjual sesuatu atau pedagang. Jadi bisa dibilang sebenarnya pengusaha itu hanyalah seorang pedagang yang super sukses. Jika omset dan kekayaaan melimpah disebut pengusaha sukes jika ukuran kecil dinamakan pedagang ysng sukses.

Anda perlu mempersipakan diri untuk menjadi pedagang atau pengusaha sukses tadi mulai dari sekarang. Kesuksesan bisa anda sendiri yang merasakan atau anak cucu anda nanti yang akan mewarisi usaha anda.

Salah satu jenis usaha yang bisa anda geluti adalah bisnis mukena.

Kenapa ?

Karena disamping untuk memberikan semangat beribadah bagi kaum wanita juga bisa menghasilkan uang dan jumlah permintaan sangat banyak. Ingat, berapa jumlah penduduk muslim Indonesia hampir 80% bukan ?

Dari 240 juta jiwa, anggap saja separuhnya wanita jadi potensi penjualan mukena 80% x 240 juta x 50 % = 96 Juta. Andaikan saja yang melakukan ibadah sholat 30% berarti hampir 29 juta wanita perlu mukena. Itu jika belinya setahun cuma sekali, kalau tiap tahun dua atau tiga kali bagaimana. Belum lagi mukena yang di taruh di masjid-masjid.

Masalahnya adalah kenapa anda menjual mukena susah banget ?

Masalah susah bukan berarti tidak ada pembeli tetapi lebih ke arah anda kalah dalam bersaing.

Oleh karena itu agar anda tidak kalah bersaing dalam bisnis mukena ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam menjual mukena, yaitu :

1. Mengetahui Trend

Perlu anda ketahui bahwa bisnis mukena juga merupakan bisnis yang tergantung juga dengan trend seperti halnya pakaian. Trend bisa berupa modelnya atau juga bahannya. Model mukena yang sudah dikenal di pasaran yaitu mukena bali, mukena bordir tasikmalaya dan mukena pekalongan. Bila anda ingin menjual mukena coba anda mencari informasi yang lebih detail tentang bahan mukena dan juga model mukena kepada para produsen mukena atau distributor mukena. Informasi ini akan bermanfaat untuk disampaikan kepada para calon pelanggan anda. Disamping itu bila anda juga dekat dengan produsen mukena akan mengetahui trend pasar dan produk mukena terbaru untuk segera anda informasikan kepada pelanggan anda. Khusus untuk mukena pekalongan ini terdiri dari berbagai macam motif mukena misalnya mukena rayon, mukena biting, mukena serabut, mukena gribigan dan lain-lain. Semua motif tergantung dari trendnya terkadang trend mukena rayon yang sedang naik dan terkadang mukena biting dan seterusnya. Semua trend mukena digunakan sebagai dasar dalam menentukan jumlah produksi selanjutnya.

2. Mengetahui Pasar

Coba amati dengan baik di sekeliling anda jika orang mau melakukan sholat mukena yang dipakai modelnya seperti apa, bahannya dari apa. Dengan mengetahui mukena yang banyak dipakai orang maka anda akan mudah dalam mencari dan menjual mukena agar laris.

3. Mengetahui Metoda Pemasaran

Anda rancang dulu cara peamasaran yang akan anda lakukan baik secara online maupun offline. Ingat, point terpenting dalam menjalankan usaha awal jangan terpaku pada untungnya berapa tetapi lebih kearah mencari pengalaman berdagang dan mencari relasi sebanyak-banyaknya. Dengan anda memiliki jiwa dagang dan relasi yang banyak maka peluang anda untuk menjadi pengusaha sukses semakin besar. Pemasaran melalui sosial media, bbm, line merupakan cara paling mudah untuk anda pelajari dan terapkan.

4. Action Mencari Supplier atau Grosir Mukena Murah

Tadi khan sudah dicoba dipilih bisnis mukena, apa bisnis lain boleh ?

Ya boleh saja, lha ini hanyalah salah satu contoh aja.

Setelah anda mau memulai bisnis mukena kemudian anda pilih mukena jenis apa yang ingin anda jual sesuai dengan pengamatan dan hasil penelitian anda. Mulailah mencari  supplier, produsen atau grosir mukena murah agar anda bisa menjual kembali dengan margin keuntungan tertentu. Pilihlah yang memenuhi kriteria anda, misalnya stocknya terjamin, harganya murah pelayanan oke. Jika sudah mendapatkan dengan menerapkan pemasaran yang telah anda rancang maka anda akan bisa memulai bisnis. Masalah pertama yang biasa akan anda hadapi adalah rupanya sangat sulit mencari pembeli. Di sini ujian pertama anda yang harus anda hadapi, anda perlu sabar dan terus berusaha. Dengan kesabaran dan usaha yang tidak kenal lelah maka pada suatu saat nanti Insya Allah anda akan berhadil menjadi pengusaha mukena.

5. Evaluasi Bisnis

Agar anda mengetahui lebih pasti tentang jalannya usaha mukena anda maka harus dilakukan evaluasi. Evaluasi dapat anda lakukan tiap tiga bulan sekali untuk mengetahui sejauh mana perkembangan usaha anda dan apa saja yang perlu dilakukan penyesuaian. Untuk melakukan evaluasi anda harus punya data yang baik. Semua data transaksi harian anda catat, semua pengeluaran anda catat. Dari situ anda bisa evaluasi bagaimana untung-rugi usaha yang telah anda lakukan.

Jadi untuk mengantisipasi kehidupan masa depan yang semakin tidak pasti, anda mulai sekarang harus sudah memikirkan untuk menjalankan usaha. Anda bisa memilih usaha apa saja dan salah satunya adalah bisnis mukena. Anda dapat segera mempraktekan dengan mencari supplier atau grosir mukena murah kemudian menjual lewat online. Selamat Mencoba !

This entry was posted in Usaha Mukena. Bookmark the permalink.