Memaknai Kerapihan Kain Sprei

Ada pelajaran yang menarik tentang cerita kain sprei ini……

Coba kita renungkan pada saat kita memilih Kain Sprei dengan ukuran yang sudah pas dengan kasur ternyata setelah kita gunakan untuk tidur maka akan terjadi kendor di sana sini. Kemudian kita tentu ingin merapihkan di bagian yang kendor tadi dengan mencoba untuk menarik pelan-pelan di bagian yang kendor tadi rupanya malah yang kendor berpindah ke bagian yang lain yang asalnya sudah lurus malah menjadi kendor. Jika kita merapihkan setengah-setengah maka hasilnya akan tidak bagus karena mengganggu kerapihan di sisi yang lainnya.

Demikian juga hidup kita ini sudah diatur pas dan rapih sesuai dengan yang menciptakan namun kita mencoba memperbaiki disana sini tanpa mempertimbangkan efek samping akibat dari perubahan tadi. Kita diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna karena dikarunia bentuk fisik yang paling sempurna dan juga akal pikiran. Manusia itu ada-ada saja sudah dikarunia hidung yang cakep dan serasi malah tidak puas melakukan operasi hidung agar lebih mancung ya akibat sisi lain dari penampilan hidung malah kelihatan aneh bahkan ada yang kelihatan bengkok. Inilah contoh perbuatan kita yang ingin merapikan fisik di suatu sisi tapi mengakibatkan kerugian di sisi lain. Perlu kita sadari bahwa apapun yang telah diterima bagi sesorang merupakan anugerah terbaik dan teradil sesuai dengan amal perbuatannya sehingga sudah sepantasnya disyukuri. Semua kondisi kita saat ini merupakan hasil dari serangkaian tindakan dan keputusan yang telah kita ambil di masa sebelumnya. Untuk itulah kita mesti berhati-hati dalam bertindak terutama menyangkut perubahan terhadap karunia fisik yang telah diberikan kepada kita karena perbaikan di satu sisi bisa memperburuk di sisi lain.

Percayalah bahwa apa yang telah dikaruniakan untuk setiap manusia itu adalah hal terbaik yang diberikan oleh Allah kepada setiap manusia bukannya Allah maha adil dan teliti. Misalnya kita ingin diberi kekayaan yang melimpah namun dengan berbagai upaya dan doa ternyata usaha kita tetap tidak bisa kaya. Untuk itulah seperti cerita dalam sprei tadi bahwa semua awalnya sudah diatur dengan pas dan adapun kalau ada kekurangan jika dibandingkan dengan orang lain tidaklah perlu dirisaukan karena sudah diatur sesuai dengan takarannya. Ingat tugas kita hanya berusaha dan beribadah adapun hasil akhirnya yang menentukan bukan kita.yang kita terima ini adalah suatu anugerah yang perlu kita syukuri. Dengan mengubah ciptaan berarti kita tidak bersyukur padahal dibalik apa yang telah diberikan kepada kita terkandung makna merupakan pilihan terbaik bagi setiap individu. Kekayaan belum tentu baik buat kita karena dengan kekayaan yang melimpah maka bisa jadi akan menjauhkan kita kepada beribadah kepada Allah.

Cerita kok jadi kesana-kemari memang apasih yang dimaui ? Yang dimaui adalah bahwa kita tetap harus mensyukuri apapun yang diberikan kepada kita karena percayalah bahwa semua sudah diatur dengan seadil-adilnya. Tidak perlu terlalu risau dengan hasil apa yang akan kita dapatkan tetapi risaulah bila dalam proses berusaha  anda tidak bisamenikmati dan  bersyukur. Ketahuilah bahwa dua senjata syukur dan sabar merupakan alat yang sangat penting untuk kehidupan kita nantinya. Bisnis Sprei demikian juga kita jalankan dan syukuri semoga bisa besar dan seandainya tidak, kita tetap tidak boleh putus asa karena apapun hasilnya merupakan keputusan terbaik buat kita.

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.