Mari Mengenal Kebebasan Financial

Yuk setelah selesai lebaran tahun 2017 ini kita membuka lembaran baru. Perbuatan sebelumnya yang baik kita ambil untuk ditingkatkan sedangkan perbuatan yang buruk kita tinggalkan untuk diambil hikmahnya.

Yang punya bisnis supaya bisnisnya terus berkembang dan yang belum punya bisnis agar segera  memulai bisnis.

Kenapa mesti bisnis yang didengung-dengungkan ?

Ya, karena melalui sektor bisnis memungkinkan anda bisa mencapai kebebasan finansial dan juga menyerap banyak tenaga kerja yang saat ini masih pada menganggur. Bila sebenarnya anda mempunyai kemampuan bisnis kenapa tidak dipraktekan karena banyak warga masyarakat yang menanti karya anda.

Coba anda bayangkan jika kebetulan anda mempunyai gaji yang besar tetapi sisanya hanya ditabung atau diinvestasikan dalam bentuk property atau surat berharga yang tidak bermanfaat langsung kepada orang lain, alangkah mulianya sebagian diinvestasikan untuk bisnis supaya bisa menyerap tenaga kerja yang mereka bisa menghidupi keluarganya.

Tidak menjadi masalah memulai bisnis dengan satu atau dua orang karyawan dan niatkan disamping untuk membesarkan bisnis anda juga untuk memberikan penghasilan kepada karyawan dan keluarganya sehingga mereka terbebas dari pengangguran.

Misalnya anda membuka usaha sprei dengan tingkat menengah maka anda sudah melibatkan karyawan sekitar 10-20 orang baik yang menjahit maupun yang membantu administrasi, pengepakan dan pengiriman.

Contoh lain, anda membuka gerai makanan maka anda juga bisa melibatkan banyak tenaga kerja apalagi kalau sudah mempunyai cabang.

Bagaimana kalau rugi ?

Namanya juga usaha terkadang untung dan lain kali rugi makanya prinsipnya jangan semua tabungan anda diinvestasikan untuk bisnis dan niat anda mulia ingin memperkerjakan orang sehingga kalau rugi, Insya Allah anda masih tetap mendapatkan pahala.

Satu hal yang perlu dicatat, setinggi apapun anda bekerja pada orang lain ujungnya pasti pensiun atau di PHK. Jadi usaha yang telah anda rintis dari awal ketika anda masih bekerja merupakan bekal untuk menyelamatkan anda ketika anda sudah tidak bekerja pada orang lain dengan alasan apapun.

Disamping itu bisnis juga merupakan salah satu cara agar anda bisa bebas finansial yang tidak pernah akan anda dapatkan ketika anda bekerja pada orang lain.

Baca juga : cara-memulai-bisnis-tanpa-ribet

Untuk memberikan ilustrasi tentang kebebasan finansial, mari simak penjelasan berikut ini.

kebebasan-finansial

 

 

 

 

 

 

 

 

Bila anda jeli dalam mengamati kehidupan manusia saat ini hampir semua mengikuti pola seperti gambar di atas.

Mula-mula anda sekolah dimulai dari TK sampai SMA, S1, S2, S3. Waktu yang diperlukan untuk menempuh jenjang pendidikan ini bisa mencapai 12 sampai 20 tahun.

Setelah  lulus mencari pekerjaan,  ada yang menjadi pegawai negeri, abri, pegawai swasta yang intinya adalah ingin mendapatkan uang dari ilmu yang telah dipelajari dari sekolah.

Nah ini, merupakan pendapatan vertikal, dimana pendapatan ini merupakan satu-satunya sumber pendapatan untuk menghidupi keluarganya.

Dalam meniti karir ada yang sukses dan ada yang biasa-biasa saja. Mereka yang sukses bisa membeli rumah, kendaraan dan setiap minggu bisa berlibur dan masih bisa menyisakan uang untuk ditabung. Tetapi mereka yang tidak sukses seluruh pengasilannya hanya habis untuk kebutuhan sehari-hari bahkan rumah dan kendaraan tidak mampu untuk membeli, alias masih mengontrak atau mampu membeli rumah dan kendaraan tetapi harus kredit dan tidak mampu menyisakan uang untuk ditabung

Kenapa bisa begitu ?

Ya karena gajinya hanya pas-pasan dikurangi untuk kebutuhan sehari-hari, makan, listrik, menyekolahkan anak, telpon, gas, berobat, kebutuhan sosial dan seterusnya sehingga bagi mereka yang pendapatannya tidak sebanding dengan pengeluaran tadi maka kehidupan sehari-hari hanya disibukan oleh kekurangan uang.

Tentu kondisi seperti ini sebagian besar akan dialami oleh mereka yang hanya tamat SMA dan sebagian yang tamat S1 tetapi mereka yang bisa melanjutkan S2 dan S3 biasanya tidak mengelami demikian.

Nah bagi anda yang hanya mengandalkan pendapatan vertikal dari gaji ini tetapi tidak mampu untuk menginvestasikan dalam bentuk usaha lain maka dapat dipastikan anda tidak akan pernah bisa mengalami yang namanya bebas finansial.

Bebas finansial artinya sekalipun anda tidak bekerja maka uang yang anda terima akan melebihi kebutuhan anda dalam kondisi apapun dalam masa yang panjang sampai akhir hayat anda. Bila anda mempunyai tabungan besar tetapi jika anda tidak bekerja hanya mampu untuk membiayai kehidupan anda selama 5 tahun itu artinya anda belum bebas finansial.

Orang yang bebas finansial akan mengikuti alur penghasilan horizontal.

Penghasilan horizontal itu adalah penghasilan yang cukup besar dan bisa dinikmati sekalipun anda sudah tidak aktif bekerja.

Misalnya :

  • Anda Memiliki Bisnis Yang Sudah Mapan, bisnisnya sudah mapan maka bisa diserahkan kepada kaum profesional sehingga anda sendiri sudah jadi komisaris tidak perlu terlibat langsung dalam operasional perusahaan.
  • Anda Membeli Surat Berharga, bila anda banyak uang tinggal serahkan kepada orang yang ahli dalam bidang ini mislanya saham, obligasi, warrant, reksadana dan lain-lain.
  • Anda punya royalty, misalnya anda membuat buku, anda menciptakan penemuan tertentu yang anda mendapatkan royalty dari hasil penemuan tersebut.

Nah bagi anda yang hanya mendapatkan penghasilan vertikal tadi bisa juga menambah ke penghasilan horizontal dimulai dari menabung. Jika anda sudah bisa menabung maka uang tabungan anda tadi bisa untuk memulai bisnis, membeli surat berharga dan seterusnya sehingga anda bisa mendapatkan uang tidak hanya dari gaji.

Celakanya, sebagian besar orang terkungkung dalam kondisi hanya bisa mendapatkan penghasilan vertikal dan tidak akan mampu untuk bergerak ke arah untuk mendapatkan penghasilan horizontal.

Di sisi lain  ilmu yang telah anda dapatkan dalam waktu hampir 20 tahun di bangku sekolah sebelumnya mudah kadaluwarsa dan sedikit yang dipraktekan dalam dunia kerja. Sebaliknya ilmu yang dibutuhkan untuk mendapatkan penghasilan horizontal tadi jarang diajarkan di sekolah tetapi banyak yang berdasarkan pengalaman.

Untuk memulai anda bermain di penghasilan horizontal pintunya diawali dari ‘kesempatan’. Sejauh mana anda berani mengambil kesempatan yang ada dihadapan anda. Anda berani mengambil kesempatan berarti berani mengambil resiko. Dibalik resiko ada keuntungan dan kegagalan.

Selamat Merenungkan untuk Diambil Tindakan  !

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.