Kesalahan Strategi Pemasaran

Kita bisa mengibaratkan bisnis online itu seperti mencari harta karun di hutan belantara. Bila kita ingin mencari harta karun yang ada di hutan tentunya harus menggunakan peta yang tepat dan semakin akurat peta tersebut maka semakin cepat pula kita mendapatkan harta karun tersebut. Demikian sebaliknya bila kita salah menggambarkan harta karun pada peta tersebut maka dapat dipastikan kita akan tersesat di tengah jalan dan hanya menghabiskan waktu dan tenaga tanpa mendapatkan harta karun yang dimaksud. Jadi dalam hal ini ada dua hal pokok yang perlu kita perhatikan yaitu peta sebagai petunjuk dan informasi akurat letak harta karun pada peta tersebut tanpa keduanya maka akan sia-sia usaha kita mencari harta karun tersebut.  Setelah memahami ilustrasi tersebut maka dalam bisnis online peta kita ibaratkan sebuah cara pemasaran untuk mendapatkan uang sedangkan letak harta karun merupakan jenis pasar yang kita tekuni. Masing-masing jenis bisnis online mempunyai cara pemasaran yang berbeda-beda untuk mendapatkan uang. Oleh karena itu para pelaku usaha dituntut untuk selalu jeli dan teliti dalam menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan produk atau jasa yang ditawarkannya. Bila strategi pemasaran yang kita susun tidak sesuai dengan pasar yang kita tuju maka target untuk mendapatkan keuntungan hanyalah menjadi angan-angan semata. Tentunya anda tidak ingin bisnis online yang anda jalankan mengalami nasib yang serupa, bukan ?

Agar anda tidak keliru sehingga mengalami kegagalan usaha maka pelaku usaha kecil dan menengah perlu menghindari Strategi Pemasaran yang salah berikut ini :

  1. Terlalu Percaya Diri, merasa mempunyai produk dengan kualitas bagus banyak pelaku usaha yang terlalu percaya diri tidak menerapkan strategi pemasaran yang jitu karena menganggap dengan kualitas produk yang bagus maka konsumen akan datang dengan sendirinya. Tentunya ini merupakan suatu pemahaman yang keliru karena kita saksikan banyak sekali produk yang kualitasnya istimewa namun tidak laku di pasar dan sebaliknya produk dengan kualitas sedang namun dapat merajai pasar, semua ini terjadi karena menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Berhubung banyaknya pilihan di pasaran maka prinsip kerja para penjual harus menjemput bola agar konsumen membeli produk kita. Di dunia online menjemput bola bisa diartikan usaha semaksimal mungkin untuk mendatangkan pengunjung agar mereka mengetahui produk yang kita jual.
  2. Menggunakan Cara Konvensional, saat ini pemasaran yang sedang trend adalah pemasaran online karena daya jangkauannya yang luas dengan biaya murah. Bila kita menerapkan strategi pemasaran secara konvensional yaitu door to door yang memakan banyak biaya dengan jangkauan yang terbatas maka usaha kita akan tergilas oleh pelaku usaha yang sudah besar. Jadi kita mesti jeli dalam memilih media yang murah dengan jangkauan yang luas sehingga usaha kita cepat dikenal oleh masyarakat.
  3. Kurang Kreatif dan Inovatifbanyak pelaku usaha kecil yang kurang kreatif dan inovatif dalam melakukan strategi pemasaran. Mereka hanya meniru cara-cara yang telah dilakukan oleh pengusaha besar yang mereka telah mempunyai brand dan jaringan pemasaran yang kuat sehingga sulit terkalahkan. Jika anda ingin mendapatkan bagian ceruk pasar mereka maka anda harus melakukan strategi pemasaran yang unik sehingga berbeda dengan mereka. Karena cara pemasarannya sama mengakibatkan tingkat persaingan di dunia online semakin ketat yang akibatnya usaha kecil yang tidak inovatif yang akan terkalahkan.

Hindari ketiga hal di atas jika anda sebagai pengusaha kecil atau pemula ingin sukses mendapatkan bagian ceruk pasar yang jumlahnya sungguh luar biasa di internet. Terapkan berbagai macam strategi pemasaran yang paling cocok dengan usaha anda sehingga semakin lama usaha anda semakin maju. Salam Sukses Buat Anda !

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.