Kenapa Banyak Orang Gagal Dalam Bisnis Online

Bisnis online memang sangat menjanjikan, bagaimana tidak jika anda sering membaca di internet atau menerima email dari seseorang yang penghasilan setiap bulan katanya sudah lebih dari 100 juta dan mereka bisa menikmati keberhasilan tersebut dengan banyak waktu yang digunakan untuk jalan-jalan karena pada prinsipnya bisnis online bisa dikerjakan dimana saja yang penting ada koneksi internet.

Tetapi di sisi lain banyak dari kita yang sudah mencoba mati-matian dengan menghabiskan banyak uang dan waktu untuk mempraktekan bisnis internet tetapi hasilnya masih nihil.

Lalu akan timbul pertanyaan apakah benar mereka yang telah sukses itu bisa meraih uang yang begitu besar tiap bulannya dan kenapa banyak juga yang mengalami kegagalan.

Sebelum melanjutkan pembahsan mari kita perhatikan ilustrasi berikut ini :

Bila anda mempelajri biografi pengusaha yang sukses maka hampir semuanya akan mengalami proses seperti yang kami gambarkan di atas.

Awalnya mereka memulai usaha dengan susah payah yang mungkin telah berjalan bertahun-tahun kemudian disadari atau tidak disadari akan berhadapan dengan suatu lembah kematian. Artinya akan menemukan suatu situasi yang sangat sulit karena bisnisnya terus menerus merugi menuju kebangkrutan, entah itu karena sulit menjual produknya atau ditipu orang.

Nah, situasi seperti ini berarti mereka masuk kedalam lembah kematian. Pada saat situasi seperti ini hanya ada dua kemungkinan : sebagian kecil mereka bisa bangun kembali dan merangkak untuk melanjutkan ke lokasi “berhasil” dan sebagian besar tidak mampu berdiri di lembah kematian sehingga mereka “gagal” dalam menjalankan bisnis tersebut.

Apakah mereka yang telah “gagal” bersifat selamanya ?

Tentu saja tidak, asalkan mereka mencoba membuka bisnis baru tetapi harus disadari bahwa bisnis baru yang mereka buka akan mengalami proses seperti itu lagi nantinya. Oleh karena itu banyak calon pebisnis yang tidak kuat menghadapi situasi di lembah kematian ini akhirnya gonta-ganti jenis usaha yang ujungnya gagal semua.

Seharusnya yang dicari adalah pada saat masuk ke lembah kematian bagaimana mencari solusi  agar usaha tetap bisa bertahan dengan berbagai macam upaya karena jika pindah ke bisnis lain tetap akan melewati lembah kematian. Padahal jika menyadari setelah masuk ke lembah kematian sebenarnya sebentar lagi akan masuk ke posisi keberhasilan.

Ini menggambarkan bahwa sebagai calon pengusaha, anda harus siap menghadapi jebakan lembah kematian dan itu pasti akan terjadi.

Jadi memang benar, banyak orang yang berpenghasilan di atas 100 juta sebulan melalui bisnis online tetapi dapat dipastikan mereka itu telah lolos melewati lembah kematian tadi.

Tetapi untuk mencapai kondisi tersebut diperlukan perjuangan dan strategi yang mungkin anda tidak sanggup untuk melaksanakannya.

Bila anda telah mencoba bisnis online tetapi sampai sekarang masih gagal dan masuk kedalam lembah kematian  maka coba lakukan introspeksi diri terlebih dahulu untuk hal-hal di bawah ini agar segera dilakukan perbaikan, yaitu :

  1. Tidak Mempunyai Visi yang Jelas, hanya sekedar ingin seperti orang yang sukses di bisnis online tetapi tidak mempunyai visi dan tujuan yang jelas.
  2. Anda Tidak Fokus, ini merupakan penyakit yang sulit disembuhkan karena memang penyakit tidak fokus ini menyerang semua pebisnis pemula. Tidak fokus karena merasa tuntutan ekonomi harus dipenuhi saat ini dan tawaran menggiurkan yang bertebaran di internet akan mengganggu konsetrasi. Fokus tidaklah semudah diucapkan. Pada saat anda fokus berarti anda siap menghadapi segala godaan dan tantangan yang memerlukan kesabaran dari anda.
  3. Salah Memilih Produk, rupanya anda salah memilih produk atau jasa yang anda jual. Produk yang anda jual ternyata tidak diminati di online sehingga sebesar apapun usaha anda tidak akan membuahkan hasil.
  4. Salah Memilih Jenis Bisnis, bisnis online tidak hanya berfokus pada jual beli online seperti e-commerce tetapi lebih luas dari itu. Tidak semua orang yang ingin terjun ke bisnis online tertarik pada jenis bisnis e-commerce, dari survey hanya sekitar 30% orang tertarik pada jenis bisnis ini. Satu hal yang perlu anda pertimbangakan jika anda ingin memilih jenis bisnis e-commerce adalah anda tidak bisa menekuni hanya dengan kerja sambilan kecuali anda bisa mendelegasikan operasional sehari-hari kepada istri atau karyawan. E-commerce atau toko online seperti dillashop.com ini memerlukan perhatian yang serius setiap harinya baik dari sisi teknis toko online berupa update gambar dan artikel juga mengendalikan operasional karyawan agar usaha tetap bisa berjalan.
  5. Tidak Mau Memperdalam Ilmu Bisnis Online, bagaimana anda mau sukses dalam bisnis online jika anda sendiri tidak mau memperdalam tentang ilmu bisnis online. Anda akan ketinggalan dengan pesaing anda yang terus mengupgrade ilmunya.
  6. Tidak Sabar, inginnya langsung mendapatkan uang dengan cepat tidak mau pusing dengan proses yang ribet. Jika demikian dipastikan anda akan gagal. Perlu anda sadari bahwa persaingan di bisnis online lebih keras dibandingkan dengan persaingan di bisnis offline. Coba anda pikirkan ini, jika anda ingin membuka usaha sprei secara offline maka persaingan anda yang membuka usaha ini di sekitar anda tidak banyak tetapi jika anda membuka bisnis sprei online setiap hari bermunculan pemain baru karena pasarnya saling bersinggungan.
  7. Tidak Punya Waktu, untuk dapat sukses di bisnis online sangat diperlukan waktu. Jika anda tidak punya waktu maka lebih baik anda menjalankan bisnis offline karena pengerjaan bisa anda serahkan kepada pegawai tetapi jika anda merintis bisnis online pada saat awal anda harus banyak meluangkan waktu untuk melakukan pekerjaan sendiri.
  8. Meremehkan Hal Kecil, pada saat anda memutuskan untuk terjun di bisnis online maka saat itu juga anda menyaksikan bahwa begitu banyak jenis bisnis online yang menggoda. Anda saat ini mungkin memilih produk yang anda anggap remeh katakanlah jualan sprei online kemudian anda berpikir mana bisa sukses jualan sprei lebih baik memilih jenis usaha yang lebih gede skalanya katakanlah usaha property. Anda akan bingung sendiri, jangan anggap remeh jenis bisnis yang kelihatan sepele tetapi kalau potensi pasarnya besar.

Jadi jika sampai saat ini anda masih gagal dalam menjalankan usaha online coba instropeksi diri anda, apakah melakukan hal-hal di atas. Bila anda ingin berhasil maka hentikan semua ini dan cobalah anda fokus. Kuncinya adalah bagaimana anda bisa mendapatkan pengunjung yang banyak kemudian pengunjung dapat anda ubah menjadi pelanggan yang setia baru kemudian cara anda ini dapat anda coba pada jenis usaha yang lain.

Dengan cara begini maka kemungkinan anda berhasil lebih besar ?

karena anda sudah merasakan sendiri bagaimana caranya untuk mendapatkan pengunjung bukan cara yang berdasarkan teori  tetapi anda sudah mempraktekan sendiri dengan cara-cara anda sendiri sehinga pengujung datang secara otomatis melalui mesin pencari.

Nah, pengalaman yang anda terapkan tadi akan mudah anda terapkan kepada usaha jenis lain dan kemungkinan berhasil lebih besar.

Bila anda terus mencoba-coba bisnis baru tetapi belum ada satu jenis bisnispun yang berhasil. Itu artinya anda sendiri belum bisa membuktikan bahwa anda bisa berhasil dan tidak ada contoh bisnis yang bisa anda tiru dari pengalaman anda sendiri.

Memang bisnis online merupakan bisnis yang paling mudah untuk berganti-ganti jenis bisnis lain. Misalnya anda mencoba bisnis sprei kemudian setelah anda geluti  anda gagal maka anda menyerah lalu bulan berikutnya pindah bisnis kesehatan. Hal ini bisa saja terjadi karena pada saat anda menjalankan bisnis online tidak perlu banyak modal dan untuk menciptakan bisnis baru juga tidak perlu banyak modal.

Tetapi jika anda lakukan seperti ini terus-menerus bahkan sampai puluhan jenis bisnis kami yakin tidak ada satupun yang akan berhasil karena semuanya dikerjakan setengah-setengah. Semoga Bermanfaat !

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.