Kapan Saatnya Merintis Usaha

Setiap orang tentunya mempunyai cita-cita sejak kecil yang berbeda-beda. Mari kita perhatikan ketika anak masih sekolah TK kemudian Ibu Gurunya bertanya nanti kalau sudah besar ingin jadi apa anak-anak ? pasti jawabannya bermacam-macam, saya ingin menjadi pilot bu guru, saya ingin menjadi polisi bu guru, saya ingin menjadi tentara bu guru, saya ingin menjadi guru seperti ibu dan seterusnya. Sebenarnya apa yang melatar belakangi mereka bisa menjawab demikian tentunya karena suka dan terlintas profesi tersebut di benak pikirannya karena lingkungan bermain, mendengar radio atau melihat di TV. Jadi suatu profesi itu merupakan suatu cita-cita atau keinginan setiap orang yang berbeda-beda sesuai dengan pilihannya masing-masing dan dalam mewujudkannya tergantung dari lingkungan dan pendidikan mereka. Jadi profesi menjadi pengusaha juga merupakan pilihan seseorang yang tidak bisa dipaksakan kepada orang lain karena memang profesi pengusaha itu kelihatannya merupakan profesi yang penuh dengan tantangan dan resiko. Kita fokuskan cerita kita tentang profesi pengusaha atau wiraswasta saja mudah-mudahan dapat menginspirasi bagi anda.

Meskipun tidak banyak orang yang menjadi pengusaha namun kami yakin sebagian besar dari kita sebenarnya dalam hati kecilnya menginginkan menjadi pengusaha yang sukses karena dengan menjadi pengusaha yang sukses maka di benak kita mereka mempunyai uangnya banyak, mempunyai kebebasan waktu dan banyak jaringan pergaulan. Banyak kendala yang akan dihadapi sebagai pengusaha dan kita mesti siap menghadapinya. Kapan saatnya merintis usaha agar berhasil ? Tidak ada ukuran pastinya kapan sebaiknya seseorang mulai merintis usaha. Namun sebagian besar pengusaha yang sukses biasanya memulai dari usia muda, katakanlah sekitar 30-an karena dengan usia ini semua tenaga dan fikiran masih optimal. Bukannya kalau kita tambah usia jika sudah di atas 40-an akan semakin menurun kesehatan kita. Memang ada orang yang berhasil dalam memulai usaha di usia senja katakanlah setelah pensiun namun persentase keberhasilan relatif kecil. Kenapa ? ya karena seseorang yang baru merintis usaha setelah pensiun kemungkinan besar mereka selama ini menjadi pegawai atau karyawan yang sudah puluhan tahun sehingga naluri bisnisnya tentu sudah kurang baik ditambah usia setelah pensiun rawan dengan gangguan kesehatan. Oleh karena itu kami yakin tingkat keberhasilannya sangat kecil. Bisa juga mereka berhasil dengan catatan sebelum mereka pensiun telah lama menggeluti usaha sambil bekerja atau menjadi pegawai yang usaha bisa dikelola oleh orang lain sehingga saat sudah pensiun tinggal meneruskan.

Anda bisa memilih waktu memulai usaha seperti di bawah ini :

  1. Setelah Lulus Sekolah
  2. Setelah Nikah
  3. Setelah Uangnya Terkumpul
  4. Setelah Pensiun
  5. Setelah Pengalaman Mencukupi
  6. Setelah Ada Ide yang Layak
  7. Setelah Ada Teman Kerjasama
  8. Setelah di PHK
  9. Setelah Punya Anak
  10. Setelah Kerja
  11. Setelah Banyak Relasi
  12. Setelah Mendapat Pinjaman
  13. Setelah Mengikuti Seminar Motivasi
  14. Setelah Banyak Membaca Buku-Buku Pengusaha

Kapanpun anda memilih waktu yang tepat untuk memulai usaha namun perlu direnungkan agar memulai usaha sebaiknya masih usia muda dan segera dimulai dengan penuh keyakinan dan konsisten. Yakinkan pada diri anda bahwa sekali melangkah menjadi pengusaha maka akan langsung datang hambatan dan rintangan yang harus kita hadapi. Jika anda berpikir bahwa jika langsung action membuka usaha maka akan langsung bisa sukses seperti orang yang sudah sukses. Buanglah pikiran semacam ini, anda akan mengalami kegagalan. Sebagai seorang pengusaha kegagalan dianggap merupakan kesuksesan yang tertunda. Oleh karena itu selalu belajar dan belajar menimba ilmu dan mempraktekannya agar usahanya semakin maju.

Fakta menunjukan bahwa tidak ada waktu yang buruk untuk memulai suatu usaha. Jadi jika saat ini posisi anda seperti apapun tidak ada yang terlambat apalagi usia anda masih muda yang masih punya semangat yang luar biasa dan daya juang tinggi.

Fakta menunjukan bahwa untuk berhasil menjadi pebisnis yang handal tidak mesti dimulai dengan modal besar namun bisa juga modal nol namun dengan tekat dan kerja keras yang akan menentukan keberhasilan. Bukannya kita lihat banyak pebisnis yang memulai dengan modal besar namun hanya beberapa bulan sudah bangkrut. Hal ini menunjukan bahwa modal tidaklah satu-satunya faktor keberhasilan dalam bisnis.

Fakta menunjukan bahwa bisnis bukannya beresiko namun yang menjadi beresiko adalah menjadi karyawan rendahan. Apa buktinya ? jika menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan maka yang akan terjadi adalah sebagian besar waktu untuk bekerja namun tidak mempunyai apa-apa. Kenapa sebagian besar waktu untuk bekerja ? ya karena sebagai karyawan rendahan bisanya kerjanya non-stop tidak ada waktu untuk bersantai lain dengan bos yang kerjanya banyak waktu luangnya dan pendapatan pun kecil sehingga hanya cukup untuk mencukupi keperluan dasar. Lain halnya jika sebagai pebisnis maka kesempatan mendapatkan uang nyaris tidak dibatasi dan jika gagal biasanya akan bisa bangkit lagi karena sudah mempunyai pengalaman bisnis sehingga pebisnis sebenarnya tidak gagal hanya belum mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Kesimpulan dari ini bahwa kapan saja bagi seseorang yang ingin berbisnis dapat memulai usaha  tidak ada ukuran waktu yang pasti, kapan sebaiknya. Jika sebagai pengusaha sejati bila mengalami kegagalan maka biasanya dia akan segera bangkit kembali sehingga profesi menjadi pengusaha itu katanya beresiko tidak semuanya benar bahkan lebih beresiko sebagai karyawan rendahan karena jika dia terjadi sesuatu di tempat kerjanya maka biasanya dia tidak berdaya karena merupakan pihak yang lemah.

Jadi Bisnis Merupakan Pilihan Terbaik Untuk Menjadi Orang Kaya dan Bebas Waktu. Survey menunjukan 74% orang Kaya di Amerika adalah pengusaha. Ingin kaya, coba menjadi pengusaha.

 

 

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.