Jika Belum Terlanjur Jangan Hutang Untuk Berbisnis

Hilangkan dua mindset yang salah jika anda ingin memulai bisnis agar hasilnya bisa gemilang.

Apa itu ?

Berikut ini jawaban dan ulasannya :

1. Bisnis Dengan Hutang

Coba anda amati semua pebisnis yang besar atau katakanlah yang mempunyai perusahaan dari skala kecil sampai besar, apa yang mereka lakukan dalam memulai usaha, mengelola usaha dan membesarkan usaha mereka. Jawabnya adalah dengan hutang bank. Makanya tidak heran jika perusahaan boleh dibilang sudah besar dengan omset ratusan milyar per tahun bahkan trilyunan akhirnya harus bangkrut juga.

Kenapa mereka bisa bangkrut karena memang lupa bahwa pada dasarnya usaha yang dikembangkan dengan sistem riba tidak akan bisa berdiri dengan tegak tetapi akan sempoyongan seperti kerasukan setan.

Pemilik tentu tidak menyadari dampak di kemudian hari bagaimana awalnya dalam memulai usaha mereka dengan meminjam uang ke bank dan setelah operasi sekian tahun bahkan puluhan tahun akhirnya harus bangkrut dengan meninggalkan hutang, sisa mesin dan peralatan serta aset pabrik yang susah untuk dijual.

Perusahaan taxi ekpress misalnya menurut berita di detik harus membayar hutang ke BCA sebesar 500 milyar. Tidak terbayang berapa besar beban bunga dan pokok yang harus dibayarkan ke bank setiap bulannya.

Atas dasar inilah mari, jika anda sebagai pemula dalam dunia usaha tidak perlu berpikir harus berhutang ke bank jika ingin memulai usaha tetapi sesuaikan dengan kemampuan anda saja saat ini.

Kalau mengikuti kemampuan diri sendiri kapan bisa mulai usaha karena selama ini tidak pernah punya modal. Tidak perlu dibahas, anda coba cek sendiri berapa banyak perusahaan multi nasional yang mulai bisnisnya dari garasi mobil. Itu artinya mereka sangat menghemat biaya pengeluaran agar tidak banyak hutang pada saat memulainya dan jika berkembang tidak banyak beban hutang yang harus ditanggung.

Kalau begini caranya, nanti bank tidak ada yang pinjam donk ? Tentu saja ada untuk mereka yang masih berprinsip bahwa memulai usaha harus pinjam bank jika ingin cepat sukses.

Tetapi bagi anda yang sudah sadar tidak perlu anda tiru mindset mereka, tetapi yang terpenting dalam bisnis di tengah persaingan yang ketat ini adalah anda menghasilkan produk yang berkualitas diantara para pesaing anda.

Jadi coba camkan baik-baik jika anda ingin bisnis usahakan mencari jenis usaha yang bisa terjangkau dengan kantong anda sendiri agar tidak perlu berhutang.

Apakah ada jenis usaha semacam ini ? Tentu saja banyak terutama anda coba pelajari semua jenis bisnis online, misalnya : menjadi affiliate, produk creator, programmer, penjual online, designer dan masih ada  ratusan jenis usaha online yang bisa anda mulai tanpa harus berhutang.

Nah, pertanyaannya adalah apakah bisa sukses menjalankan usaha online tanpa hutang ? Tentu saja banyak juga yang sukses tetapi lebih banyak lagi yang gagal. Demikian juga pertanyaan kita balik, apakah jika anda berhutang untuk memulai bisnis juga dijamin sukses ? Tentu saja jawabnya sama kebanyakan gagal seperti cerita di atas dan celakanya anda masih menyisakan tunggakan hutang yang harus dibayar.

2. Action Tanpa Ilmu

Pernahkan anda mengikuti seminar motivasi bisnis. Di situ anda akan digembleng agar semangat segera bisa melakukan action setelah pulang seminar. Kata sang motivator bisnis tanpa action maka tinggal teori tidak akan menghasilkan apa-apa. Ingat anda tidak boleh telan mentah-mentah kata-kata motivator tetapi perlu anda cerna dan  jangan langsung action tanpa anda telaah terlebih dahulu karena kalau anda langsung action tanpa ilmu itu berarti anda akan mengalami kehancuran.

Bisnis itu jangan dilakukan dengan tanpa ilmu tetapi juga jangan langsung action, action dan action maka anda akan segera menemukan kerugian. Bisnis itu ada ilmunya, seperti halnya anda ingin menjadi seorang akuntan atau arsitek anda harus sekolah untuk mencari ilmunya. Jadi anda tidak bisa berhasil menjadi akuntan atau arsitek jika anda tidak menguasai ilmunya terlebih dahulu.

Jadi hilangkan semangat langsung action dalam berbisnis tanpa mempunyai ilmu bisnis yang memadai, jika anda paksakan  maka anda akan gigit jari. Ilmu apa aja yang perlu dipelajari ? Tentu saja ada empat ilmu dasar  yang harus anda kuasai yaitu ilmu  produksi, ilmu pemasaran, ilmu keuangan dan ilmu sumber daya manusia.

Ilmu produksi menyangkut produknya sendiri.  Anda harus memahami tentang produk yang anda jual baik itu produk yang akan anda buat sendiri maupun produk orang lain yang anda jual. Ilmu tentang pemasaran anda harus pandai membaca target pasar, pesaing serta pelanggan anda. Ilmu keuangan harus anda kuasai karena ini merupakan jantungnya suatu usaha. Paling tidak anda harus memahami cash flow usaha secara baik. Intinya anda harus memonitor uang masuk dan keluar secara benar jika anda kekurangan uang cash maka anda akan mengalami kesulitan. Tidak kalah pentingnya juga ilmu sumber daya manusia. Pada saat memulai usaha, anda akan dihadapkan pada masalah SDM ini. Begitu sulitnya anda bisa mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan keinginan anda dan juga digaji sesuai dengan kantong anda.

Tidak usah panjang lebar misalnya anda ingin usaha membuat sprei, tentu anda harus pikirkan penjahit dari mana, siapa yang packing, siapa yang mengirim barang, siapa yang memotong bahan dan seterusnya. Atau sederhana saja, anda ingin membuka usaha makanan grobakan siapa yang harus nungguin itu grobak.

Jangan salah, jenis bisnis anda bagus tetapi justru akan bisa mengalami kebangkrutan karena tidak mendapatkan sumber daya manusia yang tepat. Berapa banyak karyawan yang tidak jujur, mereka kerja tidak ada inisiatif, mereka tidak disiplin, mereka tidak teliti, tidak mempunyai rasa tanggungjawab dan sebagainya.

Jadi perlu kita tekankan di sini bahwa sumber daya manusia harus anda pikirkan baik-baik karena justru dari sinilah yang bisa membesarkan usaha anda atau bahkan yang bisa menghancurkan usaha anda.

Perlu anda perhatikan bahwa usaha yang bangkrut itu bukan berarti usaha yang rugi tetapi usaha yang tidak punya uang cash. Kenapa tidak punya uang cash karena tidak bisa menjual produk atau bisa menjual produk  tetapi uang masih banyak di orang atau banyak piutang yang sulit ditagihkan akhirnya membuat usaha menjadi lumpuh.

Kalau mesti belajar keempat hal tersebut di atas lalu kapan actionnya ?

Tentu saja anda belajar tidak perlu harus tahu secara detail dan sempurna baru kemudian bisa action tetapi anda harus tahu secara garis besar tentang keempat hal tersebut sebelum action. Paling tidak jika anda ingin bepergian jauh sudah punya peta tujuan daripada tidak punya peta dan setiap langkah mesti bertanya maka dipastikan anda bisa tersesat tidak sampai tujuan.

Itulah beberapa hal yang perlu anda pikirkan sebelum memulai bisnis yaitu jangan berhutang bank dan jangan lakukan action sebelum mempunyai ilmu bisnis yang memadai.

Semoga Menginspirasi !

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.