Fokus Dalam Merintis Usaha

Sebagian besar calon pengusaha gagal dalam merintis usaha karena tidak fokus.

Mereka terus mencoba-coba usaha mulai dari usaha yang satu ke usaha berikutnya sedangkan usaha tersebut saling tidak berhubungan.

Misal awalnya membuka usaha kuliner gagal, lalu membuka usaha di bidang tekstil gagal kemudian membuka usaha di bidang otomotif dan rupanya gagal juga. Kata orang sih kalau ingin usaha mesti gagal berkali-kali sampai menemukan usaha yang pas.

Apa memang begitu ?

Tentunya banyak kasus memang demikian mereka yang sukses dalam usaha saat ini sebelumnya telah melakukan beberapa kali ganti usaha dan akhirnya menemukan jenis usaha yang pas menurut mereka dan akhirnya sukses. Tetapi yang perlu disadari adalah mereka setiap menekuni satu jenis usaha telah mengerahkan segala daya upaya tetapi tetap gagal baru kemudian mencoba usaha lain, bukan mereka membuka satu jenis usaha belum dilakukan secara maksimal lalu ditinggalkan begitu saja beralih ke usaha lain karena melihat orang lain yang lebih sukses. Jika demikian maka anda namanya tidak fokus.

Seperti halnya kami sendiri, sebelum akhirnya menekuni di bidang sprei dan bed cover ini telah berulang kali mencoba usaha mulai dari usaha kuliner, jilbab, jual-beli komputer, tas, kopra, alumunium dan masih banyak lagi tetapi semua tidak meraup keuntungan. Seingat kami semua jenis usaha yang telah kami rintis hanya didasarkan kepada melihat orang lain bisa sukses berjualan produk tersebut dan kurang fokus. Satu jenis usaha belum dilakukan secara maksimal karena terus merugi akhirnya ganti usaha lain. Nah, inilah penyakit pertama sebagai pemula usaha yang perlu dihindari.

Setiap usaha yang dirintis pasti memerlukan waktu untuk mulai menguntungkan. Nah, inilah masalahnya sebagai pemula tentu tidak tahan jika awal usahanya terus merugi akhirnya mereka menyerah sebelum tahun pertama. Padahal jika dievaluasi da diteruskan boleh jadi tahun kedua dan seterusnya bisa mendapatkan keuntungan.

Ingat memang benar banyak pengusaha yang sukses memiliki banyak jenis usaha sekaligus tetapi semua jenis usaha yang ditangani sukses. Jadi seorang pemula beranggapan jika satu jenis usaha gagal atau bangkrut maka akan ada usaha lain yang masih bisa jalan. Atas dasar inilah mereka merintis usaha secara paralel dan semuanya serba tanggung yang tentunya hasilnya akan sangat mengecewakan.

Mungkin ilustrasi ini bisa membantu.

Misalnya anda ingin sukses di banyak bidang usaha tetapi yang perlu anda catat pastikan anda telah sukses di salah satu bidang terlebih dahulu baru kemudian merambah ke bidang lain. Jika satu bidang usaha belum sukses anda tinggalkan untuk menggarap bidang lain maka dapat dipastikan anda akan mengalami kegagalan semuanya karena dikerjakan setengah-setengah dan tidak fokus.

Misalnya anda ingin mencoba beberapa jenis usaha tetapi yang masih saling berkaitan akan mempunyai tingkat keberhasilannya lebih besar dibandingkan dengan jenis usaha yang tidak ada hubungannya.

Anda membuka usaha sprei dan bed cover kemudian menambah usaha jilbab, baju, kaos dan sebagainya masih saling berkaitan. Usaha yang saling berkaitan keuntungannya adalah anda bisa memaksimalkan sumber daya yang anda miliki dan anda lebih mudah dikenal sebagai spesialis di bidang tertentu.

Bisa anda bayangkan anda sudah membuka usaha sprei dan bed cover tetapi paralel membuka usaha kuliner, otomotif tentu tidak saling berkaitan. Otomatis akan boros sumber daya pengelolaannya. Misalnya seorang admin yang ditugaskan untuk mengelola order sprei kemudian baju, kaos dan sejenisnya masih tidak terlalu bermasalah. Coba anda bayangkan seorang admin diminta untuk mengurus sprei dan otomotif secara bersamaan tentu tidak bisa. Oleh karena itu usaha yang sejenis lebih efisien memanfaatkan tenaga kerja dibandingkan dengan usaha yang tidak terkait sekalipun fungsinya sama. Misalnya sama-sama sebagai tenaga admin.

Itu gambaran kebanyakan para pemula usaha yang salah kaprah dalam merintis usaha. Kenapa banyak pengusaha yang sukses menjalankan berbagai macam usaha ? karena mereka telah fokus dan mempunyai modal serta pengalaman yang cukup dalam mengelola usaha.

Ingat, pengalaman usaha berbeda dengan pengalaman kerja. Anda telah bekerja puluhan tahun sebagai manager pemasaran bukan berarti anda nanti bisa sukses bila membuka usaha sendiri. Anda berpengalaman kerja sebagai pejabat di pemerintah belum tentu anda bisa menjalankan usaha sendiri.

Ini artinya usaha itu merupakan seni dan untuk keberhasilan perlu banyak praktek yang terkadang tidak ada hubungannya dengan pengalaman kerja anda selama ini.

Usaha merupakan suatu kegiatan yang komplek mulai dari pengadaan barang atau jasa yang mau dijual, pengirimannya, sumberdaya manusianya, pemasarannya menjadi satu kesatuan yang membentuk suatu sinergi sehingga menghasilkan suatu omset penjualan tertentu.

Nah, fokus merupakah tantangan terbesar yang harus dipecahkan sebagai pemula dalam usaha. Misalnya anda awalnya membuka usaha sprei dan bed cover karena awalnya sulit melakukan penjualan akhirnya anda tidak tahan dan beralih ke usaha lain misalnya usaha kuliner yang menurut pengalaman teman anda yang sudah membuka usaha kuliner mereka hasilnya cukup bagus.

Anda mulai goyah dalam pendirian akhirnya usaha sprei anda tinggalkan lalu mencoba peruntungan baru dengan membuka usaha bakso. Padahal anda sendiri tidak jago masak sedangkan teman anda yang jualan bakso tadi memang jago masak.

Apa yang terjadi ?

Anda harus belajar dulu membuat bakso dan bisa anda lakukan dengan mengikuti berbagai macam kursus tetapi yakinkan bahwa karena anda tidak jago masak maka rasa baksonya tentu tidak sesuai harapan. Jika anda paksakan jualan bakso yang rasanya tidak istimewa maka dapat dipastikan pengunjung hanya ramai di awal dan tidak akan kembali kembali.

Kemudain ada solusi lain yaitu merekrut orang yang jago membuat bakso atau anda kerjasama dengan mereka. Anda akan terjebak dalam kesulitan karena yang ahli masak itu jika terjadi sesuatu hal dengan mereka katakanlah mereka meninggalkan anda maka dapat dipastikan usaha anda akan mengalami kebangkrutan.

Nah, rupanya belum ada setahun menjalankan usaha bakso tidak bisa sukses seperti teman anda tadi maka anda ganti usaha lagi.

Terus menerus anda lakukan seperti ini anda tidak folus dan hasilnya pasti hanya kerugian.

Kenapa anda tidak fokus ?

karena pada saat anda sedang menjalankan salah satu jenis usaha tidak segera menguntungkan dan melihat peluang lain yang kelihatnnya lebih menguntungkan, ingin mempunyai banyak jenis usaha secara bersamaan, banyaknya peluang usaha yang anda temukan ketika anda sudah mulai terjun menjalankan usaha yang terkadang mengganggu konsentrasi anda.

Jadi tidak fokus merupakan jenis gangguan yang sering dihadapi oleh pemula yang bisa menggagalkan kesuksesan anda. Kalau gitu mulai dari sekarang harus fokus ya …

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.