Ciri Kain Sprei Kualitas Terbaik

Bagi anda atau putra-putri anda yang mempunyai kulit normal maka beli sprei dan bed cover dengan kualitas sedangpun mungkin tidak terlalu menganggu kualitas tidur anda namun sekarang jika kulitnya sensitif dan suka alergi dengan bahan tertentu maka pilihan Sprei Berkualitas merupakan hal yang mutlak diperlukan agar kulitnya tidak banyak mengalami gangguan baik gatal-gatal maupun bentol-bentol.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Bahan Sprei itu berkualitas atau tidak berikut ada beberapa tips yang dapat membantu anda untuk menemukan pilihan jenis bahan sprei berkualitas yang layak untuk dibeli, diantaranya :

1. Bahan panas atau dingin

Jika bahan dingin berarti banyak mengandung katun dan sebaliknya jika bahan panas banyak mengandung polyester. Kenapa produsen kain sprei tidak menggunakan bahan yang semuanya katun saja agar dingin ? ya alasan utama adalah harga, dengan banyaknya katun maka harga akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan polyester. Untuk itu komposisi antara katun dan polyester yang akan dimainkan oleh produsen kain sprei untuk menentukan apakah kain itu dingin atau panas karena terkait langsung dengan harga jualnya nanti.

2. Bahan lembut atau kasar

Jika anda ingin beli sprei atau terima kiriman sprei dari pembelian online coba diraba pakai jari tangan atau diletakan di punggung tangan jika bahannya terasa lembut maka bahan tersebut bagus dan sebaliknya bahan tersebut kasar. Kasar biasanya juga timbul untuk sprei yang banyak motif karena printingnya kurang sempurna sehingga sprei biasanya akan lebih kaku dan kasar. Terserah pada anda ingin sprei yang tanpa motif tapi lembut atau banyak motif namun kelembutan berkurang.

3. Secara Teknis bahan sprei juga dapat diuji bakar

Coba ambil benangnya agak panjang kemudian bakar dari bawah ke atas jika apinya merambat pelan-pelan maka kain sprei tersebut banyak mengandung katun sebaliknya jika cepat sekali maka kain sprei tersebut banyak mengandung polyester. Pilihlah kain sprei yang jika benangnya dibakar maka rambatan api yang lebih pelan karena akan mengandung banyak katun sehingga jika digunakan akan lebih dingin.

4. Kerapatan kain

Terkadang yang menjadi masalah adalah kain sudah dingin dan bahannya cukup lembut ternyata kerapatan bahan kurang. Cara mudah untuk mengetahui kerapatan bahan dengan menerawangkan kain ke arah sinar lampu atau matahari. Bahan yang kerapatannya bagus akan sulit ditembus oleh sinar dan sebaliknya bahan yang kurang rapat dengan mudah sinar akan masuk. Kerapatan semakin bagus maka kain akan semakin bagus dan sebaliknya kain yang kurang rapat berarti kualitasnya rendah karena akan mudah sekali sobek..

5. Bahan luntur atau tidak

Sprei dengan bahan yang bagus tidak akan luntur jika direndam dengan detergent atau jika ada luntur sedikit pada saat pertama kali dicuci saja. Kain yang luntur berasal dari printing yang tidak sempurna karena bahan printing berkualitas rendah dengan proses printing yang kurang optimal sehingga mengakibatkan luntur secara bertahap dan mengakibatkan sprei cepat pudar.

6. Bahan halus atau berpasir

Anda bisa meraba bahan sprei terasa halus atas berpasir. Dengan bahan polyester maka akan menyebabkan bahan jika diraba terasa halus tetapi resikonya semakin panas jika digunakan. Halus itu seperti anda kalau memegang kain yang dikasih lilin terasa sekali seperti licin. Berpasir artinya kalau diraba seperti ada pasir-pasir yang berasal dari kain yang bahan bakunya berkualitas jelek.

Bahan berpasir ini jika kena sablon maka akan semakin lengket dengan kain yang akibatnya susah dihilangkan. Masyarakat tidak menyukai bahan yang berpasir karena jika digunakan untuk tidur akan terasa gatal. Bahan berpasir asal murah masih bisa digunakan untuk membuat sarung bantal isian karena nantinya akan ditutup dengan sarung bantal, jadi tidak kelihatan.

7. Harga sprei

Untuk sprei dengan harga mahal seperti Katun Jepang maka semua sifat di atas dapat terpenuhi namun untuk bahan yang murah bisa jadi salah satu sifat di atas tidak terpenuhi.

Sprei berkualitas tentunya harganya lebih mahal dibandingkan dengan sprei yang tidak berkualitas karena semua bahan baku untuk membuat kain sprei dipilih yang berkaulitas makanya harganya mahal.

Sebenarnya jika anda beli sprei online dengan range harga tertentu sudah menunjukan kaulitas sprei yang berbeda. Misalnya anda membeli sprei single dengan harga 50 ribu tentu kualitasnya sangat berbeda dengan sprei single yang anda beli dengan harga 100 ribu rupiah.

Jika anda ingin beli sprei dan bed cover terkadang pertimbangan harga yang paling dominan karena menganggap tempat tidur yang penting ada spreinya entah itu panas, kasar dan luntur tidak menjadi pertimbangan utama. Coba kita perhatikan penjual sprei di toko-toko tradisional sebagian besar menjual sprei kelas ini karena memang pangsa pasarnya jauh lebih besar dibandingkan dengan sprei mahal.

 

 

 

This entry was posted in Usaha Sprei. Bookmark the permalink.