Bingung Mau Bisnis Apa

Kami yakin sebagian besar orang dewasa apapun profesinya pernah terlintas dalam benak pikirannya bahwa suatu saat ingin mempunyai bisnis sendiri namun Bingung Mau Bisnis Apa. Sebagian besar pula dari mereka tidak terwujud merealisasikan bisnisnya karena banyak kendala baik yang berasal dari sisi internal mereka sendiri maupun lingkungan di luar diri mereka yang tidak mendukung. Kenapa kami katakan sebagian besar terlintas ingin punya bisnis sendiri ? ya karena didalam bisnis sendiri terkandung makna kebebasan dalam mencari nafkah dimana kebebasan merupakan salah satu sifat naluriah setiap manusia. Pernahkan kita melihat seseorang atau kawan mantan direktur, mantan pejabat, mantan artis dan semua mantan-mantan bahkan yang lebih menyedihkan mantan pegawai kecil yang baru mau memikirkan bisnis setelah menjadi mantan karena sebelumnya mereka bekerja terikat dengan orang lain tanpa kebebasan, akibatnya setelah menjadi mantan mencoba membuka bisnis tidak sesuai dengan keahliannya hanya sekedar untuk mengisi kekosongan waktu dan mempertahankan hidup. Untuk itu bagi anda yang masih muda berjuanglah untuk mempunyai bisnis sendiri mumpung tenaga dan pikiran masih kuat sehingga nantinya dapat memperkerjakan orang lain.

Yang sering menjadi masalah untuk memulai bisnis adalah produk atau jasa apa yang mesti kita jual. Banyak orang bingung dalam menentukan bisnis apa yang akan dijalankan, masalahnya kalau asal menjalankan bisnis maka bisa-bisa bisnisnya bukannya untung malah buntung. Mencari ide bisnis memang boleh dikatakan susah-suah gampang, bagi para pebisnis karena sudah biasa terlatih bisnis maka setiap peluang yang ada disekitarnya akan cepat sekali merealisasikan peluang tersebut menjadi suatu bisnis namun bagi yang tidak biasa maka peluang tersebut hanya akan lewat begitu saja. Jadi sebenarnya ide atau peluang usaha itu ada di sekitar kita tidak usah mikir yang jauh-jauh kok. Jadi yang sulit adalah kita bisa menyadari bahwa banyak peluang bisnis di sekitar kita yang sebenarnya dapat diwujudkan menjadi bisnis yang nyata tidak sekedar angan-angan belaka. Bukannya ada pepatah mengatakan bahwa untuk melangkah seribu kali dimulai dengan langkah pertama. Langkah pertama dijalur yang benar inilah hal yang terasa cukup sulit bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia bisnis. Ada aja rintangan yang selalu dihadapi dan biasanya menyerah tanpa ada jalan keluarnya. Sekalipun para eksekutif yang bekerja di perusahan besar belum tentu jika mereka sudah pensiun dapat menjalankan bisnis sendiri karena seorang pebisnis dituntut untuk mengetahui segala aspek bisnis mulai dari A sampai Z yang tidak semua orang mengetahui tentang hal ini.

Dalam kesempatan ini kami ingin sedikit mengulas tentang panduan anda dalam menentukan bisnis yang cocok dengan anda dengan memanfaatkan peluang di sekitar anda bahkan kemampuan anda sendiri. Dengan pengetahuan ini diharapkan dapat segera melakukan action bisnis.

1. Keahlian

Banyak orang berhasil karena memang menekuni bisnis sesuai dengan keahliannya. Misalnya anda ahli komputer maka cobalah bisnis yang ada kaitannya dengan komputer karena hal ini akan memaksimalkan kemampuan anda dalam memajukan bisnis. Bisnis akan menjadi maju jika anda memang ahli di bidang tersebut. Upayakan untuk tahap  awal maka membuka bisnis yang sesuai dengan keahlian anda agar benar-benar anda bisa mencari jalan keluarnya jika memang terjadi masalah didalam menjalankanya karena memang anda ahlinya. Apakah tidak boleh berbisnis yang menyimpang dengan  keahliannya ? boleh saja namun hasilnya tentunya kurang maksimal. Sebaiknya menjalankan bisnis yang sesuai dengan keahlian anda diwujudkan terlebih dahulu sebelum menjalankan bisnis lain karena bisnis yang dijalankan sesuai dengan keahlian pasti terjamin kualitas produk atau jasa yang dihasilkan. Malah kadang-kadang aneh ada seorang mantan karyawan misalnya ketika masih bekerja dia sudah ahli di bidang pembelian sehingga tahu seluk beluk tentang pembelian  ternyata setelah keluar dari pekerjaan mereka mencoba usaha yang tidak ada hubungannya dengan keahlian mereka sebelumnya misalnya membuka usaha kuliner dengan alasan setiap orang pasti butuh makan dan melihat temannya sukses bisnis kuliner. Hal semacam ini kurang tepat sebaiknya dia memulai usaha yang ada kaitannya dengan jual-beli barang yang selama ini dia tekuni sehingga tingkat keberhasilannya akan lebih besar.

2. Hobi

Yang menjadi karakteristik dari bisnis berdasarkan hobi adalah bahwa dalam menjalankan bisnis ini mereka akan enjoy meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat namun kejelekannya adalah meskipun rugi tetap saja dijalankan karena mereka sudah menjiwai. Meskipun hobi bisa dibisniskan namun  tidak perlu memaksakan diri karena memang tidak semua hobi layak dibisniskan ataupun bisa dijalankan karena hasilnya tidak seberapa bahkan bisa merugi. Jika anda kebetulan mempunyai hobi yang poduktif bolehlah dicoba untuk memulainya karena anda secara otomatis sudah tahu seluk-beluknya tentang hobi tersebut dan pastikan pasarnya ada. Misalnya anda hobi memasak ya coba membuka usaha untuk menjual hasil masakan anda atau kalau belum punya modal bisa juga membuat blog untuk menuangkan ide-ide memasak anda sehingga jika ada banyak pengunjung maka secara bertahap blog anda akan menghasilkan uang.

3. Pengamatan, Peniruan dan Modifikasi

Sering kita mendengar kata ATM, ya seringlah khan kalau kita mau ambil uang biasanya ke ATM. Bukan ATM ini yang kami maksud namun ATM dengan kepanjangan Amati Tiru Modifikasi. Dengan banyak mengamati produk atau jasa yang ada di sekeliling kita maka kita akan menemukan bisnis yang sesuai dengan keinginan kita. Sebagai pemula sebaiknya tidak merintis usaha pembuatan suatu produk dari nol karena memang memerlukan waktu dan modal yang besar untuk mengenalkan kepada masyarakat dengan tingkat kegagalan yang tinggi. Cukup amati produk orang lain sedikit modifikasi sesuai dengan keahlian kita kemudian kita pasarkan dengan tampilan dan cara pemasaran yang baru. Kalau kita perhatikan saat ini sebagain besar usaha merupakan tiruan produk yang sudah ada hanya dilakukan modifikasi sehingga tidak sama dengan produk yang ditiru karena jika sama maka akan dapat dituntut oleh pemiliknya. Coba sekali-kali yang ingin niat berbisnis luangkan waktu untuk mengamati produk-produk yang beredar di pasaran dan sesuaikan dengan minat dan kemampuan anda untuk memulai dan memodifikasi. Kunci dari memodifikasi adalah harus mempunyai nilai tambah kalau kebetulan produknya generik maka nilai tambah terletah pada pelayanan yang lebih baik.

4. Membaca Buku, Majalah dan Seminar

Dengan banyak membaca buku, majalah atau bahan bacaan lain bahkan browsing di intenet yang ada hubungannya dengan bisnis maka akan membuka wawasan anda tentang bisnis sehingga dapat tercipta ide-ide bisnis yang dapat segera dimulai. Mengikuti seminar kewirausahaan juga cukup bagus untuk memberikan motivasi bisnis dan juga sharing pengalaman dari orang-orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis sehingga dapat mengurnagi wakt trial dan error bagi anda. Mereka akan sharing pengalaman kegagalan bisnis dan kiat-kiat untuk memajukan bisnis agar anda dapat memetik pelajaran dari pengalaman mereka dan tidak perlu melakukan banyak kesalahan yang menghabiskan waktu seperti yang telah mereka alami.

5. Jaringan Pertemanan (Networking )

Dengan banyak mengikuti kegiatan yang ada hubungannya dengan bisnis : ikut forum, melihat pameran dan kegiatan positif lainnya akan menambah teman dan networking sehingga akan tercipta ide bisnis yang dapat dipraktekan bahkan belum terpikir sebelumnya.

Demikianlah sekilas kegiatan untuk mencari ide sehingga bisnis dapat terealisasi. Penting setelah menemukan ide harus segera action. Untuk ide-ide yang ada hubungannya dengan UKM maka dapat dilihat di bebarapa situs yang membahas UKM misalnya : BisnisUKM.com , SeputarUKM.com dan masih banyak lagi situs lain.

 

 

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.