Apakah Anda Mengalami Masalah Ekonomi ?

Apakah anda mengalami salah satu dari Masalah Ekonomi berikut ini :

  1. Gaji tidak naik-naik dan kebutuhan selalu bertambah sehingga tidak bisa menabung
  2. Mau usaha tapi tidak punya modal
  3. Hutang dimana-mana akibat untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dengan cara gali-lubang tutup-lubang karena pendapatan setiap bulan selalu minus dibandingkan dengan pengeluaran
  4. Rumah masih kontrak sedangkan umur semakin bertambah
  5. Tidak bisa banyak melakukan aktifitas di luar rumah karena keterbatasan uang
  6. Seluruh waktu hidupnya untuk memikirkan bagaimana mencari uang namun uang tidak kunjung berlebih
  7. Ingin mencari uang tambahan tapi tidak tahu caranya dan tidak punya waktu
  8. Himpitan ekonomi selalu mendera sebagian dari kita karena tidak mempunyai pendapatan tetap
  9. Dihina tetangga atau keluarga karena tidak mempunyai apa-apa
  10. Tidak bisa bersedekah karena untuk kebutuhan makan keluarga saja tidak cukup
  11. Dan seterusnya masih banyak lagi masalah keuangan yang menimpa sebagian besar dari kita

Semua masalah tersebut menyangkut kondisi keuangan keluarga. Kami yakin jika anda mengalami masalah tersebut di atas, anda tidak sendirian karena sebagian besar masyarakat kita hidup dengan masalah tersebut bahkan lebih parah lagi dimana lebih dari 60% masyarakat kita termasuk masyarakat miskin yang kondisinya masih memikirkan apa yang bisa dimakan untuk hari esok. Agar kita dapat keluar dari masalah ekonomi tersebut atau paling tidak bisa mengurangi masalah tersebut maka perlunya kita evaluasi diri, diantaranya :

Pertama adalah evaluasi ibadah

Coba kita evaluasi diri apakah ibadah kita sudah semaksimal mungkin sehingga semua cobaan tersebut sebagai ujian untuk menghapus dosa dan meningkatkan taqwa kita  kepada Allah bukan merupakan adzab yang kita alami akibat dosa-dosa kita sebagai balasan di dunia. Bagaimana untuk mengetahui apakah ini ujian atau adzab dari Allah, ya tidak ada yang mengetahui dengan persis namun sebagai panduan secara umum jika kita melaksanakan perintah agama dan menjauhi segala larangan maka segala derita yang kita alami mudah-mudahan sebagai ujian dan sebaliknya apabila perbuatan kita menyimpang dari agama maka penderitaan yang kita terima merupakan adzab agar kita sadar untuk segera bertobat. Kembali lagi ke topik pembicaraan jangan-jangan derita keuangan yang kita sedang alami akibat dari dosa-dosa yang pernah kita lakukan….mari kita sama-sama merenungkan.

Kedua adalah evaluasi pendapatan

Apakah pendapatan kita sudah didapatkan dengan cara yang benar atau belum, apakah ada kecurangan, penipuan, korupsi dan semua pendapatan yang dilarang agama. Jika sudah yakin sesuai dengan tuntunan agama maka langkah berikutnya adalah jika pendapatan hanya seperti ini terus maka tidak akan ada jalan keluar kecuali meningkatkan gaji atau pendapatan dengan cara naik jabatan bagi karyawan atau pegawai negeri, pindah kerja untuk mencari pendapatan yang lebih tinggi atau mencari usaha sampingan. Jika caranya tetap sama seperti sebelumnya dan tidak ada revolusi pendapatan maka sudah dapat dipastikan bahwa anda akan tetap sengsara dari segi ekonomi, buktinya anda sampai saat ini juga seperti ini saja khan ? Ini artinya pilihan profesi anda untuk sukses secara ekonomi mungkin tidak tepat  atau biarkan saja menekuni profesi seperti saat ini namun dipacu dengan Usaha Sampingan.

Ketiga evaluasi pengeluaran

Ada lho orang yang pendapatannya cukup besar namun setiap bulannya tetap minus hal ini biasanya berkaitan dengan gaya hidup yang tidak terkendali. Semakin besar pendapatan semakin besar pula keinginan sehingga jika dikalkulasi sebenarnya pendapatannya selalu minus dibandingkan dengan pengeluarannya.  Jika anda termasuk kelompok ini tidak ada jalan lain kecuali mengilangkan pengeluaran yang tidak begitu penting sehingga pendapatan bisa positif.

Jika semua sudah dilakukan maka yang terakhir adalah ikhlas terhadap apa yang telah kita terima yang terpenting adalah kita telah berusaha dan yakinkan bahwa setiap proses itu merupakan nilai ibadah sebagai bekal kita menuju akherat kelak bukankah Allah telah menakdirkan bahwa ada yang kaya dan ada yang miskin seperti halnya ada surga dan neraka.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa jika anda termasuk orang yang saat ini mengalami kendala ekonomi maka harus mulai memikirkan sejenak jalan keluarnya dengan mulai mengevaluasi diri dari sisi peribadatan, pendapatan dan pengeluaran.   Pastikan bahwa semua proses tersebut kita lalui dengan niat ikhlas beribadah karena Allah dan menerima takdir Allah sebagai orang yang kaya atau miskin. Amin

This entry was posted in Bisnis Sprei. Bookmark the permalink.