Apa Usaha Sprei Bisa Kaya

Apa iya jual sprei saja bisa kaya ?

Sebelum membahas tentang ini coba kita renungkan terlebih dahulu. Karakter bisnis yang paling menonjol dari pedagang keturunan adalah ‘untung sedikit yang penting manjang’. Apa artinya ini, bila kita ingin menjadi pedagang atau pengusaha sukses janganlah terlalu fokus pada keuntungan yang besar yang mengakibatkan usahanya tidak akan lama tetapi lebih baik mengambil untung sedikit namun usaha kita tetap jalan dan Insya Allah akan semakin maju.

Coba kita perhatikan orang jualan mainan anak-anak terkadang hanya mengambil keuntungan seribu atau dua ribu namun bagi pengusaha mainan bisa kaya raya karena mereka mengacu pada volume penjualan. Dengan harga murah maka secara alamiah akan menarik pembeli sehingga jumlah penjualan akan besar.

Lain halnya jika kita sebagai pedagang yang bersifat feodal atau priyayi yang maunya untung besar dan takut rugi maka kita jamin karakter seperti ini tidak sesuai dengan kondisi saat ini karena situasi dan pasar akan terus berubah sehingga sebagai pengusaha ditunut untuk selalu memahami persaingan pasar. Bila kita menjual barang dengan harga mahal dengan kualitas barang sama dengan para pesaing niscaya usaha kita akan ditinggalkan oleh pelanggan.

Kembali lagi ke topik tentang jual sprei.

Bila anda menjual sprei dengan keuntungan bersih bisa 10-20 rb maka ini sudah cukup untuk menjadikan anda kaya asalkan tahu caranya. Mengapa bisa demikian, mari kita lihat ilustrasi berikut ini :

  1. Pangsa pasar pemakai sprei cukup besar mengingat kebutuhan sprei merupakan kebutuhan utama dalam rumah tangga, rumah sakit, hotel, apartemen, asrama dan semua tempat yang ada tempat tidurnya.
  2. Mengambil keuntungan 10-20 ribu masih wajar bahkan di luar kota bisa jauh lebih besar lagi asalkan anda mengetahui pasarnya. Dengan keuntungan ini coba anda hitung sendiri jika anda sehari bisa menjual 50 sprei saja berarti keuntungan anda 500 rb – 1 juta per hari. Kalau sebulan ? ya hitung sendiri. Pertanyaannya apa mungkin sehari bisa menjual 50 sprei ? kenapa tidak bisa ? bahkan ada pengusaha sprei yang bisa menjual 300 sprei sehari. Ini menunjukan bahwa minat konsumen untuk sprei masih cukup besar dan kami yakin akan terus meningkat sesuai dengan pertambahan jumlah penduduk.

Jadi percaya khan kalau menjadi pengusaha sprei bisa juga kaya ?

Masalahnya adalah tidak mudah untuk merintis dan menjaga konsistensinya. Pada saat memulai usaha, baru bisa menjual sedikit sudah menyerah katanya susah, akhirnya ganti produk yang lain. Akibat gonta-ganti produk ini yang menyebabkan anda tidak bisa sukses. Pastikan satu produk terus digeluti hingga sukses dan bila sudah sukses silahkan ganti dengan produk yang lain.

Kami sendiri usaha sprei untuk tahap awal juga mengalami kendala karena terkadang dua hari sekali baru laku satu, kemudian meningkat hampir tiap hari ada saja yang beli dan terus meningkat akhirnya setiap hari puluhan sprei yang kita jual dan terus akan kami tingkatkan sehingga bisa 50 atau 100 seharinya. Semuanya memang tidak terlepas dari usaha kita dan jasa para konsumen dan reseller yang mereka telah membantu menjualkan produk kami baik pelanggan yang sudah lama maupun yang baru. Semuanya butuh waktu dan proses namun dengan keyakinan yang kuat dan dukungan semua pihak yang terkait maka usaha sprei kami bisa terus maju. Amin

 

This entry was posted in Cerita Sprei. Bookmark the permalink.